PADANG — Pemadaman listrik massal yang terjadi di hampir seluruh wilayah interkoneksi Sumatera pada Sabtu malam (23/5/2026) mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk kalangan pemuda di daerah terdampak.
Salah seorang Pemuda Kota Padang, Agung Putra, menilai peristiwa blackout tersebut perlu menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan sistem kelistrikan nasional. Menurutnya, gangguan besar yang berdampak pada rumah sakit, aktivitas ekonomi, hingga layanan publik menunjukkan perlunya penguatan tata kelola dan mitigasi risiko di sektor energi.
“Peristiwa ini menunjukkan bahwa stabilitas sistem kelistrikan merupakan hal krusial yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun manajemen, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Agung Putra.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat saat terjadi gangguan besar. Menurutnya, komunikasi publik yang cepat, jelas, dan transparan dapat membantu masyarakat memahami situasi sekaligus mengambil langkah antisipasi.
Secara konstitusional, lanjut Agung, listrik merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak sebagaimana diatur dalam Pasal 33 ayat (2) dan (3) UUD 1945. Selain itu, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan mewajibkan penyedia tenaga listrik memberikan pelayanan yang andal, aman, dan berkelanjutan.
Agung juga mendorong DPR RI serta pihak berwenang untuk melakukan penelaahan mendalam terhadap penyebab dan dampak blackout di Sumatera. Hal itu dinilai penting agar terdapat kejelasan langkah perbaikan sistem kelistrikan nasional ke depan.
“Rakyat membutuhkan kepastian bahwa layanan dasar tetap berjalan. Karena itu, evaluasi yang transparan dan perbaikan sistem menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sektor energi nasional,” tutupnya.
Sebelumnya, PLN menyatakan pemadaman terjadi akibat terpisahnya sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah sekitar pukul 18.44 WIB. Tim teknis PLN disebut masih bekerja melakukan pemulihan pasokan listrik secara bertahap di sejumlah wilayah terdampak.












