Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Sekda Sumbar Dorong Peningkatan Akustik Masjid demi Kenyamanan Jamaah

2
×

Sekda Sumbar Dorong Peningkatan Akustik Masjid demi Kenyamanan Jamaah

Sebarkan artikel ini
Sekda Sumbar Arry Yuswandi membuka Pelatihan Akustik Masjid Batch III Tahun 2026 di Padang.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, membuka Pelatihan Akustik Masjid Batch III Tahun 2026 yang diselenggarakan PW DMI Sumbar di Padang, Selasa (14/7/2026). Pelatihan bertujuan meningkatkan kualitas tata suara masjid agar jamaah lebih nyaman dalam beribadah.

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mendorong peningkatan kualitas akustik masjid sebagai bagian dari upaya memakmurkan rumah ibadah sekaligus meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Sistem tata suara yang baik dinilai menjadi faktor penting agar bacaan imam, khotbah, maupun kajian keagamaan dapat terdengar jelas oleh seluruh jamaah.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, saat membuka Pelatihan Akustik Masjid (Batch III) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumbar di Hotel UNP Hospitality and Convention, Ruang Singgalang, Padang, Selasa (14/7/2026).

Dalam sambutannya, Arry menegaskan bahwa kualitas akustik masjid tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan teknis. Menurutnya, tata suara yang baik akan membantu jamaah mendengar bacaan imam dan khatib secara jelas sehingga ibadah dapat berlangsung lebih khusyuk dan nyaman.

“Kenyamanan kita dalam beribadah di rumah Allah harus didukung fasilitas yang memadai. Jangan sampai imam membaca Al-Qur’an dengan indah, tetapi jamaah di bagian belakang tidak dapat mendengar dengan jelas,” ujar Arry.

Ia mengapresiasi konsistensi Pengurus Wilayah DMI Sumbar yang telah menyelenggarakan pelatihan hingga memasuki angkatan ketiga. Program tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Pemprov Sumbar yang menjadikan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan umat sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Menurut Arry, peningkatan kualitas akustik masjid tidak selalu ditentukan oleh mahal atau murahnya perangkat sound system. Penempatan speaker, pengaturan sistem audio, kondisi ruangan, hingga kemampuan operator dalam mengoperasikan perangkat menjadi faktor utama yang menentukan kejernihan suara.

“Masjid yang nyaman akan mendorong masyarakat semakin rajin datang untuk beribadah dan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan,” katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sumbar, saat ini terdapat sekitar 19.741 masjid dan musala yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Karena itu, peningkatan kapasitas pengurus masjid dalam mengelola sistem tata suara dinilai perlu terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak rumah ibadah.

Selain memperkuat kemampuan teknis peserta, Arry juga mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan sebagai sarana berbagi pengalaman serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan tata suara yang dihadapi di masjid masing-masing.

Pelatihan Akustik Masjid Sumbar Batch III diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Peserta terdiri atas pengurus masjid, pengurus DMI, teknisi masjid, garin, hingga pengelola rumah ibadah.

Kegiatan berlangsung selama satu hari melalui dua sesi pembelajaran yang diawali dengan pre-test dan diakhiri post-test. Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang, mengoperasikan, serta mengoptimalkan sistem tata suara sehingga menghasilkan suara yang jernih, merata, dan nyaman didengar oleh seluruh jamaah.

Pelatihan tersebut didukung oleh Paragon Corp, TOA Indonesia, dan Bank Nagari.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat DMI H. Rofiqul Umam, Ketua PW DMI Sumbar Prof. Dr. KH. Ganefri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar H. Mustapa, M.A., jajaran pengurus DMI, serta peserta pelatihan dari berbagai daerah di Sumatera Barat. (adpsb/cen/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *