Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Tindak Lanjuti Instruksi Gubernur, Tiga Alat Berat Normalisasi Sungai Batang Guo Pascabanjir

5
×

Tindak Lanjuti Instruksi Gubernur, Tiga Alat Berat Normalisasi Sungai Batang Guo Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
Tiga unit alat berat dikerahkan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang untuk menormalisasi aliran Sungai Batang Guo di Kelurahan Kuranji, Kota Padang, sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Mahyeldi Ansharullah pascabanjir. (adpsb/bud)

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Instruksi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, untuk segera menangani dampak banjir di kawasan Batang Guo, Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, langsung ditindaklanjuti. Sebanyak tiga unit alat berat mulai beroperasi sejak Selasa (4/8) malam guna menormalisasi aliran sungai yang berubah jalur akibat derasnya arus banjir.

Dua unit alat berat dikerahkan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar, sementara satu unit lainnya berasal dari Pemerintah Kota Padang. Ketiga alat berat tersebut difokuskan untuk membuka kembali jalur aliran sungai yang bergeser akibat banjir, sehingga aliran air kembali ke jalur semula dan akses jalan masyarakat yang sempat terputus dapat segera difungsikan kembali.

Kepala Dinas SDABK Provinsi Sumbar, Rifda Suriani, mengatakan pengerahan alat berat merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Mahyeldi saat meninjau lokasi banjir pada Selasa (4/8). Sesuai instruksi tersebut, tim langsung bergerak agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami telah mengerahkan dua unit alat berat milik Dinas SDABK dan satu unit alat berat dari Pemerintah Kota Padang ke lokasi. Ketiga alat berat tersebut telah mulai bekerja sejak tadi malam,” ujar Rifda Suriani di Padang, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, perubahan jalur sungai akibat derasnya arus banjir menyebabkan air melintasi badan jalan dan mengganggu mobilitas warga. Karena itu, normalisasi sungai menjadi langkah prioritas untuk mengurangi risiko banjir susulan sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

“Prioritas kami saat ini adalah mengembalikan aliran sungai ke jalur semula dengan membersihkan material yang menghambat aliran air. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan kami optimistis akses masyarakat dapat segera kembali normal,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung lokasi terdampak banjir di kawasan Batang Guo, Kecamatan Kuranji. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menginstruksikan Dinas SDABK untuk segera mengerahkan alat berat sebagai langkah cepat memulihkan aliran sungai sekaligus mencegah dampak bencana semakin meluas.

Selain normalisasi sungai, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang terus melakukan penanganan darurat melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Upaya tersebut meliputi pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, hingga percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Rifda menegaskan, sesuai komitmen Gubernur, Pemprov Sumbar akan terus memastikan penanganan di lapangan berjalan hingga kondisi benar-benar pulih, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. (adpsb/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *