Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

PRSU ke – 50 Jadi Etalase Promosi Asahan, Bupati Kenalkan Kekayaan Budaya 14 Etnis dan Produk UMKM Unggulan

12
×

PRSU ke – 50 Jadi Etalase Promosi Asahan, Bupati Kenalkan Kekayaan Budaya 14 Etnis dan Produk UMKM Unggulan

Sebarkan artikel ini
Tari persembahan dari Kabupaten Asahan di ajang PRSU ke - 50 Tahun 2026.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Keikutsertaan Kabupaten Asahan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke – 50 dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Melalui pertunjukan seni budaya dan pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Rangkaian promosi daerah tersebut digelar di Komplek PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Medan, Kamis (23/7/2026), dan dihadiri Kabid Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara Sylvia Rosita Armayanti Lubis S.Sos, MSP, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga MH, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, serta ratusan pengunjung PRSU.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri SE, M.Si selaku panitia mengatakan PRSU merupakan agenda penting yang menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk menampilkan capaian pembangunan, potensi investasi, dunia usaha, serta kekayaan budaya yang dimiliki masing-masing kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Menurutnya, kehadiran Kabupaten Asahan pada ajang tersebut tidak hanya bertujuan mempromosikan daerah, tetapi juga membuka ruang apresiasi terhadap karya seni generasi muda.

“Seluruh penampilan seni pada malam ini dibawakan oleh para siswa dan siswi tingkat SD, SMP hingga SMA negeri dan swasta di Kabupaten Asahan. Mereka menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah,” ujar Musa Al Bakri.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah meluangkan waktu menyaksikan penampilan seni budaya dan produk UMKM Kabupaten Asahan. Ia berharap setiap penampilan yang disuguhkan mampu memberikan pengalaman sekaligus memperkenalkan identitas budaya Asahan kepada masyarakat Sumatera Utara.

Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan menjaga warisan budaya sebagai identitas yang harus terus dilestarikan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Asahan terus memberikan ruang bagi pelaku seni, pelajar, dan komunitas budaya untuk berkarya.

Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan secara rutin menyelenggarakan Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) setiap dua tahun sekali. Agenda ini menjadi wadah bagi 14 etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Asahan untuk menampilkan seni, tradisi, dan budaya yang diwariskan secara turun – temurun.

“PSBD merupakan salah satu agenda kebanggaan Kabupaten Asahan. Melalui kegiatan ini, seluruh seni budaya dari 14 etnis ditampilkan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus menjadi destinasi wisata unggulan daerah,” ungkap Bupati.

Selain menghadirkan pertunjukan seni, stan Kabupaten Asahan juga menampilkan berbagai produk UMKM yang mencerminkan kreativitas masyarakat. Kehadiran produk-produk lokal tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas promosi, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Asahan.

Melalui partisipasi pada PRSU ke – 50, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap sinergi antara pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, dan promosi pariwisata dapat terus diperkuat. Dengan demikian, kekayaan budaya yang dimiliki daerah tidak hanya tetap terjaga, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan.(is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *