PASAMAN, RELASI PUBLIK – Tantangan masa depan Kabupaten Pasaman harus dijawab dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) berkualitas ditindaklanjuti oleh Pemkab Pasaman melalui program pendidikan dan pembagian seragam sekolah secara gratis.
Di bawah duet Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian yang sudah setahun memimpin Pasaman, program tersebut dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat.
“Program ini diposisikan
bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul Pasaman di masa depan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Muslim,M.Pd
Muslim mengatakan hal itu dalam jumpa pers di kantor Kominfo Pasaman, Senin (18/5/2026). Ikut mendampingi Muslim adalah tiga orang Kabid dan Ketua Baznas Pasaman, Asnil M.
Melalui program itu, menurut Muslim, dalam 10 hingga 20 tahun mendatang, putra-putri terbaik Pasaman mampu menjadi motor pembangunan daerah, membawa Pasaman keluar dari ketertinggalan dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat.
Dijelaskan Muslim, sejak diluncurkan pada Mei 2025, program ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian untuk periode 2025–2030.
Muslim menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman telah merealisasikan pemberian paket seragam sekolah lengkap secara gratis bagi peserta didik baru di seluruh Kabupaten Pasaman.
“Pada tahun 2025, bantuan seragam gratis disalurkan dalam bentuk uang tunai melalui BAZNAS Kabupaten Pasaman kepada 5.111 peserta didik baru se-Kabupaten Pasaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 bantuan seragam gratis akan diberikan dalam bentuk pakaian jadi bagi seluruh peserta didik baru jenjang SD sederajat dan SMP sederajat.
Pemerintah Kabupaten Pasaman juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung pelaksanaan program unggulan tersebut.
“Diperkirakan sekitar 11.000 peserta didik baru akan menerima manfaat program seragam gratis pada tahun 2026. Program ini menjangkau seluruh wilayah Pasaman, termasuk daerah pelosok,” jelas Muslim.
Menurut Muslim, program seragam gratis sangat membantu masyarakat, khususnya dalam mengurangi beban ekonomi orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.
Selain program seragam gratis, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga melanjutkan program Pendidikan Gratis.
Pada awal masa pemerintahan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian, anggaran pendidikan gratis kembali direalisasikan untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan dana hibah pendidikan gratis bagi Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta SMA dan SMK swasta.
Pada APBD Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menyiapkan anggaran pendidikan gratis yang akan disalurkan kepada SLBN, SMAN, dan SMKN melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman.
Sementara itu, untuk madrasah negeri dan swasta, SLB swasta, SMA/SMK swasta, serta pondok pesantren, bantuan akan disalurkan melalui mekanisme hibah yang dianggarkan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman.
Saat ini, proses realisasi program pendidikan gratis tahun 2026 sedang dipersiapkan, termasuk penyusunan berbagai dokumen administrasi sebagai dasar pencairan anggaran nantinya. (spa)












