Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Tanah Datar

Musrenbang Batipuah Baruah Satukan Komitmen Bangun Nagari

4
×

Musrenbang Batipuah Baruah Satukan Komitmen Bangun Nagari

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.comTanah Datar

Semangat membangun Nagari Batipuah Baruah pascabencana terlihat begitu kuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari yang digelar di Aula Kantor Wali Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuah, Kamis (6/8). Forum ini bukan sekadar agenda tahunan penyusunan program, tetapi menjadi ruang menyatukan tekad pemerintah dan masyarakat untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Musrenbang dihadiri Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Ampon F dari Bappedalitbang , Dinas LH, Forkopimca, Ketua TP-PKK Ny. Nella Mulyadi BJ, Kepala UPT Kecamatan Batipuah, BPRN, perangkat nagari, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, pemuda, tokoh masyarakat hingga berbagai unsur lembaga kemasyarakatan. Tingginya kehadiran peserta mencerminkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap arah pembangunan nagari.

Sekretaris Nagari Batipuah Baruah Meri Puspita Dewi dalam laporannya menjelaskan, Musrenbang difokuskan untuk menetapkan skala prioritas pembangunan yang akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Tahun 2028.

Ia menyebut, seluruh usulan yang dibahas merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat dari tingkat jorong yang kemudian disusun berdasarkan tingkat urgensi, manfaat, serta kemampuan pembiayaan agar pembangunan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Wali Nagari Batipuah Baruah Mulyadi BJ mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat mengikuti Musrenbang. Menurutnya, membludaknya kehadiran peserta menjadi bukti bahwa pembangunan telah menjadi kepedulian bersama, bukan hanya tugas pemerintah nagari semata.

“Besarnya partisipasi masyarakat hari ini adalah kekuatan terbesar kita. Pembangunan akan berhasil ketika pemerintah dan masyarakat berjalan dalam satu langkah dan satu tujuan,” ujarnya.

Mulyadi juga mengungkapkan, sepanjang tahun ini Batipuah Baruah mengelola anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp9 miliar yang bersumber dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Besarnya dukungan anggaran tersebut menjadi bukti nyata kuatnya sinergi lintas pemerintahan dalam mempercepat kebangkitan Batipuah Baruah setelah diterpa bencana.

Anggaran itu difokuskan untuk merehabilitasi berbagai fasilitas umum yang rusak akibat bencana alam yang melanda Batipuah Baruah pada 2024 dan 2025. Pemulihan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mengembalikan pelayanan publik sekaligus menjadi fondasi bagi percepatan pembangunan nagari yang lebih tangguh di masa mendatang.

Mewakili Camat Batipuah, Sekretaris Kecamatan Batipuah Jerri Irwanto, SKM, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen strategis dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu, setiap program yang disepakati harus berpijak pada kebutuhan riil masyarakat, memiliki manfaat jangka panjang, serta selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Tanah Datar.

“Jangan sampai perencanaan hanya menghasilkan daftar keinginan. Musrenbang harus melahirkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, realistis untuk diwujudkan, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga,” tegas Jerri.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal setiap tahapan pembangunan, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga pembangunan di Nagari Batipuah Baruah berlangsung transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Musrenbang Nagari Batipuah Baruah tahun ini menjadi penanda kuat bahwa kebangkitan pascabencana tidak hanya dibangun melalui anggaran, tetapi juga melalui kebersamaan, partisipasi, dan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan nagari yang lebih maju, tangguh, dan berdaya saing(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *