Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Mahyeldi Ajak Warga Jadikan 1 Muharam Momentum Hijrah dan Bangun Generasi Berkarakter

3
×

Mahyeldi Ajak Warga Jadikan 1 Muharam Momentum Hijrah dan Bangun Generasi Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah bersama Polda Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (5/7/2026),

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen membangun generasi yang religius, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Subuh Mubarakah yang digelar secara kolaboratif oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Polda Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan keagamaan itu diikuti ribuan peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar, personel Polda Sumbar, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun baru Islam, tetapi harus diwujudkan dalam perubahan sikap, perilaku, dan peningkatan kualitas kehidupan sehari-hari.

“Bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah ini, mari kita sama-sama merefleksi diri dan memperkuat komitmen untuk menjadikan hari ini lebih baik dari kemarin, dan hari esok lebih baik daripada hari ini. Semoga semangat berhijrah senantiasa hadir dalam diri kita semua,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, semangat hijrah juga harus diwujudkan melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di Sumatera Barat.

Pada kesempatan itu, Pemprov Sumbar juga menyerahkan penghargaan kepada para pelajar dan mahasiswa pemenang lomba video pendek bertema hijrah. Mahyeldi mengapresiasi tingginya partisipasi generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan moral melalui karya kreatif.

Ia menilai berbagai karya yang ditampilkan menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu sosial, seperti bahaya penyalahgunaan narkoba, perilaku menyimpang, hingga pentingnya kembali kepada nilai-nilai agama.

“Melalui karya-karya mereka, kita melihat kepedulian terhadap bahaya narkoba, perilaku menyimpang, serta pentingnya kembali kepada nilai-nilai kebaikan. Ini menjadi harapan bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan-pesan positif di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menekankan pentingnya membiasakan salat Subuh berjamaah sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.

Menurutnya, budaya religius yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas dan berakhlak mulia.

“Kalau budaya agama ditanamkan sejak kecil kepada anak-anak di seluruh Sumatera Barat, insyaallah cita-cita menuju Indonesia Emas akan terwujud,” ujar Gatot.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar juga meluncurkan buku “Pendidikan Agama dan Culture Policing sebagai Benteng Keasramaan Polri” yang disusun sebagai pedoman dalam memperkuat pembinaan karakter keluarga besar Polri melalui perpaduan nilai agama dan budaya kepolisian.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang berintegritas, religius, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Dr. Desman, M.A. bertema “Hijrah Sejati dan Hakikatnya”. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri karena pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali ke jalan Allah SWT.

Mengutip Surah Az-Zumar ayat 53, Ustadz Desman mengajak umat Islam agar tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang bagi setiap hamba yang bersungguh-sungguh berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. (adpsb/cen/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *