Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMATERBARU

Kerapan Kerbau Desa Angkatan 2026, Dua Pasangan Kerbau Kapotren Sindu Laras Sabet Juara Satu dan dua

71
×

Kerapan Kerbau Desa Angkatan 2026, Dua Pasangan Kerbau Kapotren Sindu Laras Sabet Juara Satu dan dua

Sebarkan artikel ini

.Relasipublik.com , Untuk terus melestarikan warisan tradisi dan budaya .pemdes angkatan berkolaborasi dengan beberapa Pengusaha lokal yang berkiprah di luar negeri dan menggelar lomba kerapan kerbau Se kepulauan Kangean. kegiatan bertempat di lapangan Kerapan Kerbau, Batu Rangkak, Dusun Rabe, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, pada minggu 7/6/2021.

Kegiatan lomba kerapan kerbau tersebut di laksanakan sebagai upaya mencari pasangan kerbau tercepat dan mampu keluar sebagai juara.

Di laga pamungkas untuk memperebutkan gelar juara pasangan kerbau tercepat 2026 desa angkatan.di ikuti oleh sebanyak 21 peserta pasangan kerbau dan telah lolos kualifikasi sehingga bisa berlaga di slot selanjutnya.

Memperebutkan juara dari jenis kategori yaitu juara kategori A,A-,B dan C.pemenang perhelatan dari semua kategori mendapat hadiah total berupa uang tunai sebesar Rp 60 juta , piala iringan dan piagam penghargaan.

Dalam perhelatan yang cukup sengit menentukan juara, akhirnya pasangan kerbau yang berjuluk Kapotren milik bapak Askuri asal desa angkatan keluar sebagai juara pada lomba kerapan kerbau desa angkatan 2026. sementara kerbau pasangan Sindu Laras milik bapak Asmawi asal desa pajennanger terpaksa takluk di garis finish dan keluar sebagai juara 2. Pasangan kerbau lanceng emas menduduki peringkat juara tiga serta beberapa pemenang dari kategori kelompok B dan C. turut menerima piala dan uang juga kuda pengiring terbaik selama perhelatan berlangsung.

Seremonial penyerahan hadiah di laksanakan usai lomba, dan penyerahan hadiah juara pertama dan kedua di serahkan oleh bos h. Saini dan kepala desa Angkatan, H Hudri.

Acara lomba kerapan kerbau desa angkatan 2026 di motori oleh tiga pengusaha asal kepuluan Kangean yang berkiprah di malaysia, yaitu bos H, Saini, bos Hafis dan bos Tajud. Ia rela mengelontorkan dana ratusan juta untuk memastikan dan melestarikan budaya leluhur agar tetap berkembang di kepulauan Kangean.

dari Saking hobinya pada lomba kerapan kerbau tersebut,bos H. Saini selaku salah satu donatur yang mensuksekan event tersebut turut langsung dan menyaksikan lomba kerapan kerbau. menurutnya, lomba kerapan kerbau adalah salah satu tradisi dan budaya leluhur yang harus tetap di lestarikan dan di kembangkan.

“Motivasi kami adalah, bagaimana budaya warisan leluhur ini, yang merupakan tradisi kerapan kerbau yang cuma ada di pulau Kangean tetap di lestarikan dan di kembangkan di kepulauan Kangean karena ini merupakan tradisi langka yang tidak ada duanya di Madura.”ujarnya pada media.

Selain menghidupkan dan membatu para pelaku ekonomi kecil, ini juga merupakan hiburan masyarakat yang tak boleh pupus karena budaya ciri khas orang kepulauan Kangean,” tambahnya.

Sepanjang lomba kerapan kerbau berlangsung, antusias penonton cukup meriah, ribuan penonton hadir dan memadati area seputaran lapangan, mereka datang untuk dukung pada pasangan kerbau yang berlaga. suasana cukup aman dan sangat kondusif, lomba kerapan kerbau pantau oleh Kapolsek Kangean dan mendapat pengamanan jajaran Polsek Kangean dan jajaran satdanramil 0827/18 Arjasa .

Pewarta: Musahnan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *