ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menegaskan komitmennya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Jambore Kader Posyandu ke – XIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026.
Jambore yang mengusung tema “Kader Terampil, Posyandu Kuat, Asahan Sehat, Menuju Indonesia Emas 2045” itu secara resmi dibuka Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Minggu (13/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane MKM, Ketua PN Kisaran Sayed Tarmizi SH, MH, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra SH, MIP, Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita SH, SIK, M.Sc.IT, Sekda Asahan Drs Zainal Aripin Sinaga MH serta sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Para camat, kepala puskesmas, pengurus TP Posyandu dan kader dari berbagai wilayah juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna MKM menyampaikan bahwa jambore tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke – XIII. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan pedoman dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengenai apresiasi terhadap kader Posyandu berprestasi Tahun 2026.
Menurut Hari Sapna, jambore menjadi salah satu sarana meningkatkan kemampuan kader sekaligus membangun kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan.
Sejumlah kegiatan digelar untuk memberikan pengalaman sekaligus meningkatkan keterampilan peserta. Mulai dari senam sehat bersama, sarasehan Bupati dengan para pemangku wilayah dan kader, perlombaan keterampilan dasar kader, skrining kesehatan gratis dan HPV DNA, hingga kegiatan memasak dan makan bersama kerang dara.
Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian plakat dan piagam sebagai penghargaan atas dedikasi dalam penelusuran kasus Tuberkulosis yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan.
Bupati Taufik dalam sambutannya mengatakan jambore bukan hanya kegiatan seremonial.
Menurutnya, kegiatan tersebut harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarkader sekaligus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Taufik menyebutkan, hampir 950 Posyandu saat ini tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Asahan. Besarnya cakupan tersebut menunjukkan pentingnya keberadaan kader dalam membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Saya meminta kepada seluruh kader Posyandu untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh kader dan pemangku kepentingan bersama-sama memperkuat langkah pencegahan stunting. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan anak-anak Asahan tumbuh sehat dan memiliki kualitas yang baik sebagai generasi penerus.
Pada kesempatan itu, Bupati turut mengumumkan penghargaan khusus bagi kader Posyandu terbaik. Bagi kader terbaik yang beragama Islam, penghargaan diberikan dalam bentuk perjalanan Umrah. Sedangkan kader terbaik nonmuslim akan memperoleh hadiah uang tunai.
Taufik berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh kader untuk meningkatkan pengabdian dan kualitas pelayanan Posyandu di masyarakat.(is)













