sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar //
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali melakukan mutasi, rotasi dan promosi aparatur sipil negara (ASN). Enam pejabat dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis, terdiri dari empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan dua Pejabat Administrator.
Pelantikan dilakukan Bupati Tanah Datar Eka Putra di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Kamis (16/7/2026). Prosesi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, staf ahli bupati, para asisten, kepala OPD, camat serta sejumlah undangan.
Bupati Eka Putra menegaskan, mutasi dan rotasi pejabat tidak akan berhenti pada pelantikan kali ini. Dalam waktu ke depan, proses tersebut akan kembali dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi dan memastikan setiap OPD mampu bekerja secara maksimal.
“Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi jabatan karena banyaknya pejabat yang telah memasuki masa purna tugas, sehingga pelayanan di OPD bisa berjalan maksimal,” ujar Eka Putra.
Namun, pelantikan tersebut bukan sekadar mengisi kursi jabatan yang kosong. Bupati menegaskan setiap pejabat akan dituntut membuktikan kemampuan melalui kinerja dan inovasi.
Menurut Eka Putra, sejumlah proses pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Tanah Datar telah mengacu pada sistem Manajemen Talenta, yakni pengelolaan karier PNS berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja serta kebutuhan organisasi pemerintahan.
“Dengan sistem Manajemen Talenta terbuka bagi semua ASN untuk bisa menduduki jabatan di pemerintahan, tanpa harus ikut tes seperti sebelumnya. Namun tentunya harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan, dan ASN terus dipantau dan dinilai kinerjanya,” katanya.
Pesan Bupati semakin tegas ketika meminta seluruh pejabat dan staf di lingkungan Pemkab Tanah Datar meningkatkan disiplin serta berani melahirkan inovasi dalam pelayanan publik.
Ia bahkan memberikan peringatan keras kepada ASN yang merasa sudah berada di posisi aman.
“Saya tantang Saudara semua untuk melahirkan inovasi yang baik. Hal itu akan menjadi poin penilaian dan evaluasi. Bagi Bapak-Ibu yang merasa aman di zona nyaman, maka siap-siap saja dievaluasi dan bahkan bisa saja diturunkan eselonnya,” tukasnya.
Peringatan tersebut menjadi sinyal bahwa jabatan bukanlah posisi yang bersifat permanen. Kinerja, disiplin dan kemampuan menghadirkan perubahan akan menjadi bagian penting dalam evaluasi karier ASN di lingkungan Pemkab Tanah Datar.
Eka Putra juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai sekadar status, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.
Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada enam pejabat yang mendapat amanah baru.
“Jalankan amanah dengan baik. Mari bersama-sama kita membangun Tanah Datar dengan kerja sama dan kekompakan yang semakin baik,” pungkasnya.
Enam Pejabat Dilantik
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni:
- Drs. Armen Yudi, M.Si — Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
- Jasrinaldi, SH, S.Sos — Asisten Pemerintahan dan Kesra.
- Ronal Satria, S.IP — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
- Wel Embra, SP — Kepala Dinas Pertanian.
Sementara dua Pejabat Administrator yang dilantik:
- Edi Marta Sena, ST — Kabid Kawasan Permukiman dan Pertamanan pada Dinas Perkim dan LH.
- Vipiet Adriani, ST — Kabid Perumahan pada Dinas Perkim dan LH.
Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Tanah Datar kembali menegaskan arah pembenahan birokrasi yang menempatkan kinerja, kompetensi dan inovasi sebagai taruhan utama bagi setiap ASN yang memegang jabatan (d13)













