Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Tanah Datar

Tanah Datar Bangkit Lewat Nagari Creative Hub, Wabup Ahmad Fadly Pacu Ekonomi Kreatif Berbasis Nagari

4
×

Tanah Datar Bangkit Lewat Nagari Creative Hub, Wabup Ahmad Fadly Pacu Ekonomi Kreatif Berbasis Nagari

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com //  Batusangkar

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus menyiapkan strategi percepatan pemulihan ekonomi pascabencana melalui penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis nagari. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah mendorong implementasi Nagari Creative Hub (NCH) sebagai pusat lahirnya inovasi, kewirausahaan, dan lapangan kerja baru yang bertumpu pada potensi lokal.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly saat membuka sekaligus menyampaikan keynote speech pada Sosialisasi Program Nagari Creative Hub (NCH), Senin (29/6/2026), di Aula Kantor Bupati Tanah Datar.

Menurut Ahmad Fadly, berbagai bencana yang melanda Tanah Datar dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengguncang sendi-sendi perekonomian masyarakat. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkembang.

“Sebagai daerah yang tangguh, kita harus bangkit melalui inovasi, kreativitas, dan semangat kebersamaan. Nagari Creative Hub menjadi salah satu instrumen penting untuk melahirkan peluang usaha dan lapangan kerja baru berbasis potensi lokal di setiap nagari,” tegasnya.

Wabup menjelaskan, kehadiran NCH selaras dengan program unggulan Tanah Datar Creative Hub yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Kementerian Ekonomi Kreatif RI. Program tersebut diproyeksikan menjadi pusat kolaborasi bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, serta pengembangan sektor pariwisata agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Lebih jauh, Ahmad Fadly menegaskan bahwa Nagari Creative Hub bukan sekadar program pelatihan, tetapi bagian dari strategi besar pembangunan daerah yang terintegrasi dengan Misi III RPJMD Kabupaten Tanah Datar 2025–2029, yakni memperkuat ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi potensi lokal serta pengembangan sektor unggulan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan tiga arah kebijakan utama.

Pertama, mendorong transformasi ekonomi digital dan ekonomi kreatif di tingkat nagari dengan menghadirkan ruang inkubasi bagi generasi muda agar mampu mengubah ide kreatif menjadi produk ekonomi bernilai tinggi.

Kedua, memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui komunitas dan lembaga adat dengan menyinergikan pelestarian budaya lokal bersama pengembangan ekonomi kreatif guna meningkatkan pendapatan asli nagari.

Ketiga, membangun ekosistem kemandirian nagari sebagai fondasi ketahanan ekonomi daerah sehingga masyarakat memiliki daya tahan lebih kuat menghadapi krisis ekonomi maupun dampak bencana pada masa mendatang.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh mempercepat terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif melalui dukungan regulasi, penyediaan fasilitas ruang kreatif, hingga penguatan jejaring pasar. Karena itu saya meminta seluruh OPD terkait bergerak secara kolaboratif mendampingi dan mengawal Satgas Nagari Creative Hub,” ujar Ahmad Fadly.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah menetapkan Kabupaten Tanah Datar sebagai salah satu daerah pelaksana Program Nagari Creative Hub. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi peluang strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi masyarakat hingga ke tingkat nagari.

“Program ini sangat selaras dengan arah pembangunan Tanah Datar. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan siap mengawal penuh integrasi kebijakan ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Usai membuka kegiatan, Wakil Bupati memaparkan kondisi terkini serta potensi daerah yang akan menjadi basis pengembangan Nagari Creative Hub. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Barat, Tim Ahli Nagari Creative Hub, serta Bappeda Provinsi Sumatera Barat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap lahir ekosistem ekonomi kreatif yang mampu memperkuat daya saing nagari, membuka lapangan kerja baru, serta menjadikan pemulihan ekonomi pascabencana berlangsung lebih cepat, inklusif, dan berkelanjutan(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *