Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAKabupaten Nias SelatanTERBARU

Warga Dua Desa Antusias Ikuti Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis

5
×

Warga Dua Desa Antusias Ikuti Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Petugas Puskesmas Hilizalootano memberikan pelayanan pemeriksaan dalam kegiatan tracing TB terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Desa Bawolahusa Induk dan Bawolahusa Doli-Doli, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (11/8/2026).

NIAS SELATAN — Masyarakat Desa Bawolahusa Induk dan Desa Bawolahusa Doli-Doli antusias mengikuti kegiatan tracing Tuberkulosis (TB) terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Hilizalootano, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melakukan deteksi dini, pencegahan, serta penanganan penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TBC), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan.

Kepala Puskesmas Hilizalootano, Irani Isabella Pasaribu, AM.Keb., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program pemerintah melalui Dinas Kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Hilizalootano.

Menurutnya, Desa Bawolahusa merupakan salah satu desa lokus yang terpilih sebagai lokasi pelaksanaan perdana kegiatan tersebut.

“Desa Bawolahusa merupakan desa lokus yang terpilih untuk pelaksanaan perdana kegiatan ini. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga masyarakat dapat terhindar dari penyakit menular, khususnya TBC,” ujarnya.

Sementara itu, Wasor TB Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, Warisman Dawolo, mengatakan penyakit TBC merupakan salah satu penyakit menular yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus melakukan berbagai upaya pencegahan, deteksi dini, pemantauan, serta pengobatan terhadap masyarakat yang terindikasi atau terpapar TBC.

“Perlu kita ketahui bahwa penyakit TBC merupakan penyakit menular. Karena itu, pemerintah melalui Dinas Kesehatan melakukan upaya pengobatan dan pencegahan agar dapat terpantau dan dicegah. Pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan juga diberikan secara gratis,” katanya.

Kepala Desa Bawolahusa juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tracing TB terintegrasi dan CKG tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan.

Ia juga mengajak masyarakat dari kedua desa untuk segera mendaftarkan diri dan mengikuti pemeriksaan CKG agar dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan pemerintah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan. Kami mengajak seluruh masyarakat di dua desa untuk mengikuti pemeriksaan CKG. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan atas perhatian dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga Desa Bawolahusa yang enggan disebutkan namanya mengaku menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kali pertama petugas kesehatan dari Puskesmas Hilizalootano turun langsung memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan di desa.

“Ini merupakan kali pertama program seperti ini dilaksanakan di desa, dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Hilizalootano turun langsung memberikan pelayanan. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *