Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Wali Nagari dan Warga Punggasan Timur Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan Usaha Tani di Limau Sundai

13
×

Wali Nagari dan Warga Punggasan Timur Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan Usaha Tani di Limau Sundai

Sebarkan artikel ini
Wali Nagari Punggasan Timur bersama masyarakat saat gotong royong memperbaiki jalan usaha tani di Limau Sundai, Rabu (29/4/2026)

PUNGGASAN TIMUR – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat Nagari Punggasan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. Puluhan warga bersama pemerintah nagari turun langsung bergotong royong memperbaiki jalan usaha tani di kawasan Limau Sundai, Singgulang, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Nagari Punggasan Timur, Arif Jumardi, S.E.I, didampingi Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Syamsul Bahri, serta diikuti para peladang, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Jalan usaha tani tersebut diketahui merupakan akses utama dan satu-satunya yang digunakan masyarakat untuk menuju lahan perkebunan sekaligus mengangkut hasil pertanian. Namun, kondisi jalan yang berlumpur, licin, serta adanya titik longsor di beberapa bagian membuat aktivitas warga menjadi terhambat, terutama saat musim hujan.

Dalam keterangannya, Wali Nagari Arif Jumardi menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan langkah konkret yang diambil pemerintah nagari bersama masyarakat di tengah keterbatasan anggaran pembangunan.

“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Karena adanya efisiensi anggaran, kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Maka solusi terbaik adalah bergotong royong agar akses ini tetap bisa digunakan,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan dilakukan secara manual dengan membersihkan material longsor, memperkeras badan jalan, serta memperbaiki titik-titik yang rawan licin agar lebih aman dilalui.

Kegiatan gotong royong ini juga mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat yang turut hadir dan terlibat langsung, di antaranya Syafrianto Mangkuto Basa, Minok Raja Salayo, dan Ali Amran, serta sejumlah tokoh lainnya.

Saat itu  Syafrianto Mangkuto Basa, menyebutkan bahwa jalan tersebut memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, khususnya bagi petani yang menggantungkan hidup dari hasil kebun.

“Kalau jalan ini rusak, kami sulit membawa hasil panen. Jadi gotong royong ini sangat membantu kami,” ungkapnya.

(Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *