ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui inovasi layanan digital. Salah satu langkah strategis yang kini dihadirkan adalah WhatsApp pengaduan Asahan, sebagai kanal resmi bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Peluncuran WhatsApp pengaduan Asahan ini dilakukan dalam kegiatan pembinaan pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N–LAPOR), portal/website, serta media sosial yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (13/4/2026).
Kegiatan berlangsung dinamis dan diikuti oleh para operator pengelola informasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pembinaan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, yang menegaskan pentingnya peran teknologi dalam mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Turut hadir Wakil Bupati Rianto, Sekretaris Daerah Zainal Aripin Sinaga, serta jajaran kepala OPD dan camat.
Melalui layanan WhatsApp resmi di nomor 0812-8919-8000, masyarakat kini dapat dengan mudah menyampaikan berbagai bentuk pengaduan, mulai dari kritik terhadap pelayanan publik hingga laporan terkait pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Taufik menegaskan bahwa pemerintah harus hadir secara nyata melalui keterbukaan informasi. Ia meminta seluruh OPD aktif menyampaikan program kerja, termasuk pembangunan infrastruktur yang sering menjadi perhatian masyarakat.
“Transparansi adalah kunci. Dengan informasi yang jelas, masyarakat dapat memahami proses pembangunan yang sedang berjalan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kecepatan respons terhadap setiap laporan yang masuk. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus sigap dan tidak menunda tindak lanjut pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai kanal, termasuk SP4N–LAPOR dan WhatsApp.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Jutawan Sinaga, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pelayanan publik berbasis digital.
Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik. (is)














