ASAHAN, RELASI PUBLIK — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong pembangunan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari peninjauan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si terhadap tiga lokasi pembangunan yang berkaitan dengan penguatan ekonomi, akses transportasi dan sektor pertanian, Senin (24/08/2026).
Peninjauan dilakukan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Desa Sei Kamah Baru, Kecamatan Sei Dadap, Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Sei Kamah Baru dengan Kelurahan Siumbut-Umbut, serta Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali di Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji.
Di lokasi KDMP, Bupati menjelaskan bahwa pembangunan koperasi tersebut merupakan bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa. Di Kabupaten Asahan sendiri terdapat 114 KDMP yang saat ini berada dalam tahap pembangunan.
Untuk KDMP Desa Sei Kamah Baru, kepengurusan telah terbentuk. Taufik berharap koperasi tersebut dapat segera beroperasi sehingga mampu menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Dari sektor transportasi, perhatian diarahkan pada pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Infrastruktur sepanjang 87 meter tersebut menghubungkan dua wilayah yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih baik.
Taufik menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan memberikan manfaat dalam memperlancar mobilitas warga menuju pusat kota.
Akses yang lebih mudah tersebut dapat mendukung berbagai keperluan masyarakat, mulai dari aktivitas perdagangan hingga mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Jembatan itu juga menjadi jalur alternatif yang dapat membantu warga menghindari kepadatan lalu lintas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, SH, MIP mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan transportasi masyarakat. Ia menyebut Kodim 0208/Asahan melalui TNI AD telah membangun tujuh titik jembatan Garuda.
“Untuk jembatan di Sei Kamah Baru, proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu minggu,” ujar Dandim.
Sementara di Desa Silau Maraja, Bupati menaruh perhatian pada keberlangsungan sektor pertanian. Daerah Irigasi Sungai Silau Tua Dam Alam Bali diketahui menjadi sumber pengairan bagi sekitar 430 hektare sawah.
Untuk meningkatkan fungsi jaringan tersebut, Pemkab Asahan akan mengalokasikan Rp1 miliar guna merehabilitasi saluran primer dan sekunder. “Dengan perbaikan saluran irigasi yang baik, diharapkan hasil panen sawah masyarakat dapat meningkat secara signifikan,” ujar Taufik.
Peninjauan tersebut turut diikuti Sekda Kabupaten Asahan Drs Zainal Aripin Sinaga, MH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edi Sukmana, SH, M.Si, serta sejumlah OPD dan pejabat terkait.
Melalui peninjauan langsung, pemerintah daerah memastikan pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik, tetapi diarahkan untuk memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(is)













