Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Milad Aisyiyah ke-109 di Asahan, Pengajian Akbar Perkuat Perdamaian dan Kepedulian Sosial

2
×

Milad Aisyiyah ke-109 di Asahan, Pengajian Akbar Perkuat Perdamaian dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan menghadiri pengajian akbar Milad Aisyiyah ke-109 di Masjid Taqwa Rawang Lama
Suasana pengajian Akbar dalam rangka Milad Aisyiyah ke - 109 di Kabupaten Asahan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Ratusan jamaah menghadiri pengajian akbar dalam rangka Milad ke-109 Aisyiyah yang digelar di Masjid Taqwa Rawang Lama, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan nilai dakwah dan kemanusiaan.

Peringatan milad tersebut turut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara Arika Br Perangin-angin, S.Ag., anggota DPRD Sumut Yabdi Khoir Harahap, MBA, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur organisasi Islam lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan rasa bangga atas perjalanan panjang Aisyiyah yang telah memasuki usia 109 tahun. Ia menyebut organisasi ini sebagai salah satu kekuatan besar dalam pembangunan sosial keagamaan di Indonesia.

Menurutnya, usia tersebut menunjukkan bahwa Aisyiyah bukan hanya organisasi yang mampu bertahan lama, tetapi juga terus relevan dan berkontribusi bagi masyarakat. “Selama lebih dari satu abad, Aisyiyah telah menjadi pelita peradaban melalui pendidikan, kesehatan, dan kerja-kerja sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menilai tema milad tahun ini sangat tepat karena kondisi masyarakat saat ini membutuhkan semangat kemanusiaan dan perdamaian yang lebih kuat. Konflik sosial, penyebaran hoaks, hingga persoalan ekonomi harus dihadapi dengan kebersamaan dan kepedulian.

Taufik menegaskan bahwa dakwah Islam harus diwujudkan dalam bentuk nyata. Ia menyebut dakwah bil hal sebagai pendekatan yang paling efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Aisyiyah, lanjutnya, telah lama menjalankan hal tersebut melalui berbagai amal usaha seperti TK Aisyiyah Bustanul Athfal, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan sosial berbasis masyarakat. Ia juga mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk terus menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai landasan hidup serta menanamkan nilai perdamaian sejak dari lingkungan keluarga.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya literasi digital agar masyarakat, khususnya perempuan, mampu memilah informasi yang benar dan tidak terjebak hoaks yang dapat memecah belah. Ia berharap Aisyiyah semakin aktif mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting, pengurangan kemiskinan ekstrem, serta pengembangan UMKM perempuan.

“Peran perempuan sangat menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, kader Aisyiyah harus terus hadir sebagai solusi bagi persoalan umat,” pungkas Bupati Asahan. (Is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *