Solok, Relasipublik.com — Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH melepas secara resmi Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Kwartir Cabang (Kwarcab) 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok, Senin (10/8/2026).
Pelepasan kontingen berlangsung di Halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok, Koto Baru. Dalam upacara tersebut, Jon Firman Pandu yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok bertindak langsung sebagai pembina upacara.
Momen pelepasan itu bukan sekadar seremoni keberangkatan. Di balik seragam Pramuka yang dikenakan para peserta, tersimpan tanggung jawab membawa nama Kabupaten Solok ke panggung nasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI selaku Ketua Kwarcab 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran pengurus Kwarcab 0302, para anggota Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional, serta sejumlah undangan lainnya.
Bukan Sekadar Berangkat, Tapi Membawa Nama Kabupaten Solok
Dalam amanatnya, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh anggota Pramuka yang dipercaya menjadi bagian dari Kontingen Kabupaten Solok pada Jambore Nasional XII.
Menurutnya, keikutsertaan para peserta bukan hanya kesempatan untuk mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional. Lebih dari itu, setiap anggota kontingen merupakan representasi Kabupaten Solok.
Karena itu, Bupati meminta seluruh peserta menjaga sikap, kedisiplinan dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Jaga nama baik Kabupaten Solok. Tunjukkan bahwa anak-anak Pramuka Kabupaten Solok memiliki karakter, disiplin, mandiri dan mampu bekerja sama dengan baik,” pesan Jon Firman Pandu.
Pesan tersebut menjadi penekanan penting sebelum kontingen berangkat. Sebab, bagi Bupati, keberhasilan di Jambore Nasional tidak semata-mata diukur dari prestasi yang berhasil diraih, tetapi juga dari karakter yang ditunjukkan para peserta.
Bupati: Jangan Hanya Kejar Prestasi
Jon Firman Pandu juga meminta para peserta menjadikan Jambore Nasional XII sebagai ruang untuk memperluas wawasan dan pengalaman.
Berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia dinilai menjadi kesempatan berharga untuk membangun persahabatan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan.
“Jangan hanya mengejar prestasi, tetapi ambil pengalaman dan ilmu sebanyak-banyaknya. Bangun persaudaraan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, karena itulah salah satu nilai penting dalam Gerakan Pramuka,” lanjutnya.
Pesan tersebut sekaligus menggambarkan bahwa Jambore Nasional bukan hanya arena kompetisi. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal keberagaman, membangun kemandirian dan memperkuat kemampuan bekerja sama.
Wabup Minta Peserta Pegang Teguh Tri Satya dan Dasa Darma
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI selaku Ketua Kwarcab 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok mengatakan keberangkatan kontingen merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti Jambore Nasional dengan penuh semangat serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
“Jadikan Jambore Nasional ini sebagai pengalaman berharga. Ikuti seluruh kegiatan dengan disiplin, jaga kesehatan dan kekompakan, serta selalu membawa nama baik Kabupaten Solok,” ujarnya.
Menurutnya, kedisiplinan, kebersamaan dan karakter merupakan modal penting yang harus dibawa setiap anggota kontingen selama mengikuti kegiatan.
Penyematan Tanda Peserta Jadi Simbol Keberangkatan
Pelepasan Kontingen Jamnas XII Kabupaten Solok ditandai dengan penyematan tanda peserta dan prosesi pelepasan secara simbolis oleh Bupati Solok kepada perwakilan kontingen.
Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan para anggota Pramuka Kabupaten Solok menuju Jambore Nasional XII.
Kini, mereka tidak hanya berangkat membawa perlengkapan kegiatan, tetapi juga membawa harapan keluarga, pembina dan pemerintah daerah.
Mereka adalah duta Kabupaten Solok yang diharapkan mampu tampil percaya diri, menjaga etika, menjunjung tinggi semangat persaudaraan dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti Jambore Nasional XII.
Lebih jauh, keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang membentuk karakter generasi muda Kabupaten Solok agar semakin mandiri, disiplin, tangguh dan mampu membawa nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. (A3)













