Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMATERBARU

Sabar AS: Jajaran Partai Demokrat Pasaman Bertekad Meraih Hasil Terbaik dalam Ajang GLBIA 2026

10
×

Sabar AS: Jajaran Partai Demokrat Pasaman Bertekad Meraih Hasil Terbaik dalam Ajang GLBIA 2026

Sebarkan artikel ini
Jajaran Partai Demokrat Pasaman foto bersama suasana rapat persiapan GLBIA di Taman Equator Bonjol di Kecamatan Bonjol, Senin (13/7/2026) siang.

PASAMAN, RELASI PUBLIK – Partai Demokrat Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), bertekad untuk masuk tiga besar nasional dalam gelaran Gerakan Langit Biru Indonesia Asri (GLBIA) tahun 2026.

“Semua unsur di Demokrat Pasaman, mulai dari fungsionaris, pengurus DPC, PAC, relawan dan simpatisan sudah membulatkan tekad bahwa Demokrat Pasaman akan mencetak sesuatu yang bernilai dalam gelaran kali ini,” kata Haris Sudin.

Sekretaris Demokrat Pasaman tersebut menyampaikan hal itu usai memimpin rapat persiapan GIALB tingkat Partai Demokrat Pasaman di Taman Equator Bonjol di Kecamatan Bonjol, Senin (13/7/202 Siang.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah fungsionaris, pengurus DPC, anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Partai Demokrat seperti Apir dan Hendra Saputra, Dewan Pertimbangan Rosben Aguswar, para pengurus pimpinan anak cabang (PAC), relawan, simpatisan dan lainnya.

Haris Sudin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pasaman itu menyebutkan, pihaknya cukup serius dalam mempersiapkan serangkaian hal yang diperlukan guna menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kita optimistis Demokrat Pasaman akan mampu mengukir prestasi terbaik di ajang itu,” tambahnya. “Kita melihat, semua unsur yang terlibat sangat bersemangat dalam mengemban tugas yang diberikan,” sambungnya.

Tapi, Haris Sudin mengingatkan, yang lebih penting lagi dari kegiatan tersebut adalah bagaimana semua pihak yang terlibat makin memiliki kecintaan yang tinggi untuk memelihara lingkungan.

Sementara, Ketua DPC Demokrat Pasaman Sabar AS mengatakan, upaya pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya. Sabar lalu mengingatkan bahwa dari tahun ke tahun kerusakan lingkungan hidup semakin mencemaskan

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menyelamatkan lingkungan,” imbuhnya. “Agar jangan sampai kita mewariskan.lungkungan yang rusak terhadap generasi penerus,” tandasnya

Karena salah satu kegiatan GLBIA adalah membersihkan objek wisata, Sabar berharap akan mendorong instansi terkait di lingkungan Pemkab Pasaman untuk membenahi objek-objek wisata yang ada.

“Agar objek wisata dimaksud mampu memberi kontribusi terhadap PAD,” sambungnya. Tidak hanya sampai di sana, objek wisata yang ada di Pasaman mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.”

Yuzar Lubis dari Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Pasaman juga menyatakan optimismenya bahwa kegiatan tersebut akan bisa berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.

“Kita melihat semua pihak yang terlibat punya semangat yang tinggi untuk berbuat yang terbaik untuk kegiatan tersebut,” ujar Yuzar. “Ini sudah merupakan modal dasar yang sangat berharga,” tambahnya.

GLBIA 2026 di Pasaman dinilai sebagai
momentum strategis karena dipusatkan di dua lokasi yang tepat, yaitu di Taman Wisata Equator Bonjol yang berada di Kecamatan Bonjol, Pasaman dan di Bukit Tajadi/Benteng Tuanku Imam Bonjol.

Kegiatan utamanya adalah kegiatan bersih-bersih, terutama dilakukan di fasilitas umum. “Kita berpandangan, kegiatan bersih-bersih ini dipusatkan di Taman Equator Bonjol,” sebut Haris Sudin.

Pertimbangannya, selain merupakan salah satu destinasi wisata utama di Pasaman, Taman Equator Bonjol juga memiliki nilai historis yang tinggi. Pertimbangan lain, kondisi lingkungan di Taman Equator Bonjol saat ini terkesan kurang terawat dengan baik.

Sementara kegiatan kedua adalah berupa penanaman pohon, yang dipusatkan di Benteng Tuanku Imam Bonjol yang berlokasi di Bukit Tajadi. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *