ASAHAN, RELASI PUBLIK – Suasana haru dan penuh doa menyelimuti Asrama Haji Medan saat jamaah calon haji Kloter 7 Tahun 1447 H/2026 M resmi diberangkatkan menuju Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), Rabu (29/04/2026) dini hari.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moril sekaligus melepas keberangkatan jamaah asal Kabupaten Asahan yang tergabung bersama jamaah dari Deli Serdang, Labuhan Batu, dan Kota Medan.
Pelepasan berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB dan dipimpin oleh Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Kabag Kesra, perwakilan Dinas Kominfo, unsur kepolisian, perwakilan Prokopim, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Dr. Zulkifli menegaskan bahwa para jamaah haji harus menjaga solidaritas selama berada di Tanah Suci. Ia mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran dan kepedulian.
“Bapak dan ibu adalah tamu Allah. Oleh karena itu, saling membantu, saling menjaga, dan mematuhi seluruh aturan di Tanah Suci menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Menurut Zulkifli, kekompakan antarjamaah akan sangat membantu dalam menghadapi berbagai situasi selama menjalankan ibadah haji.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP melakukan penyerahan Pataka Merah Putih kepada Ketua Kloter Panitia sebagai simbol pelepasan resmi jamaah. Penyerahan tersebut menjadi momen yang sarat makna, sekaligus bentuk dukungan moral dari Pemerintah Kabupaten Asahan kepada warganya yang akan menunaikan ibadah suci.
Dalam pesannya, Rianto menyampaikan harapan agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan pulang membawa predikat haji yang mabrur. “Semoga seluruh jamaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat dan menjadi haji serta hajjah yang mabrur dan mabrurah,” katanya.
Wakil Bupati Asahan itu juga mengingatkan jamaah agar selalu menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Prosesi pelepasan dimulai dari pembukaan oleh MC Hj. Restu Hilwani, pembacaan doa oleh Ustad Taufik Kloter 7, pembacaan talbiyah, hingga proses jamaah naik bus yang difasilitasi pihak Garuda menuju KNIA.
Bagi keluarga yang mengantar, keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan suci penuh harapan. Doa pun mengiringi setiap langkah para calon haji menuju panggilan Allah di Tanah Suci.(is)












