PASAMAN, RELASI PUBLIK – Hanya memiliki kapasitas untuk 113 orang, sementara untuk kondisi terakhir sudah tercatat 138 warga binaan yang menghuni rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Lubuk Sikaping di Kabupaten Pasaman, apakah tidak melebihi kapasitas?
“Kalau disebut sudah melebihi kapasitas, tentu saja iya,” ujar Kepala Rutan Kelas II Lubuk Sikaping Resman Hanafi, Spt MM, Jumat (7/8/2026). “Tapi kondisi yang ada dinilai masih sangat manusiawi,” tandasnya
Dengan kata lain, dijelaskan Resman, kendati warga binaan yang menghuni rutan sudah melebihi kapasitas, rapi kondisi yang ada tidak harus membuat warga binaan tidak mendapat tempat untuk melakukan kegiatan hari-hari.
“Tempat dan ruangan yang tersedia di rutan masih dinilai lebih dari cukup untuk menampung segala aktivitas warga binaan, termasuk untuk beristirahat,” ujarnya.
Resman menjelaskan, dari 138 warga binaan yang menghuni Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping saat ini, hampir 65 persen di antaranya terjerat kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya lainnya (narkoba).
Pada bagian lain Resman menjelaskan, dalam upaya untuk menyiapkan warga binaan bila kelak kembali ke tengah masyarakat, pihaknya melakukan pembinaan dan penggemblengan secara intensif.
“Pembinaan yang dilakukan terkait dengan mengisi rohani para warga binaan, antara lain dengan pelatihan tahfidz atau menggelar secara berkala pengajian keagamaan.dengan mendatangkan dai dari luar,” ucapnya.
Bekerja sama antara lain dengan Kantor Kementerian Agama Pasaman, menurut Resman, kegiatan ini diharapkan.memberi bekal moralitas dan ilmu agama yang cukup untuk para warga binaan.
Bekal lain yang diberikan kepada warga binaan, menurut ilmu, yaitu dengan sejumlah keterampilan yang dinilai memiliki nilai jual yang tinggi di masyarakat.
“Untuk pelatihan keterampilan ini kita juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak seperti PKBM Tut Wuri Handayani dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pasaman,” beber Resman lagi.
Pada September mendatang, sambung Resman, bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan dibuka pelatihan las bagi para warga binaan Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping.
Selama ini, ungkap Resman, sudah berbagai jenis keterampilan yang diajarkan kepada warga binaan seperti las listrik, budidaya holtikultura, dan lainnya.
“Kita juga tidak menutup diri bagi warga binaan untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki di lingkungan rutan,” sebutnya. “Kita memberi ruang yang cukup luas untuk itu,” katanya.
Memeriahkan HUT RI ke-81
Resman juga menginformasikan rangkaian kegiatan untuk menyambut dan memeriahkan HUT RI ke-,81. “Kita sudah menyiapkan sejumlah kegiatan,” ujarnya.
Aneka kegiatan dimaksud, menurut Resman, seperti bakti sosial, donor darah, pemeriksaan kesehatan, pembagian sembako bagi keluarga yang kurang mampu.
“Selain juga kita mengagendakan perlombaan dan pertandingan sejumlah cabang olahraga seperti tarik tambang, bola voli, catur dan lain nya,” katanya. “Kegiatan ini melibatkan warga binaan,” ucapnya.
Puncaknya, menurut Resman, pemberian remisi kepada sejumlah warga binaan yang akan langsung dihadiri dan dilakukan oleh Bupati Pasaman Welly Suhery yang dihadiri unsur forkopimda lainnya
Pemberian remisi, menurut Resman, akan dilakukan di lingkungan rutan pada tanggal 17 Agustus 2026, yaitu setelah upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kabupaten Pasaman. (spa)













