Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMATERBARU

Sempat Kabur, Oknum Kiai Cabul Ponpes Pati Ditangkap di Wonogiri

3
×

Sempat Kabur, Oknum Kiai Cabul Ponpes Pati Ditangkap di Wonogiri

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com – Oknum kiai cabul Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah yang sempat buron kini sudah ditangkap polisi di daerah Wonogiri.

Tersangka yang bernama Ashari ditangkap oleh kepolisian Polresta Pati dan Jatanras Polda Jateng pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Pelariannya berakhir setelah sebelumnya sempat berusaha kabur ke Kudus, Bogor, Jakarta, Solo, dan berakhir di Wonogiri.

Ahari menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan dengan korbannya adalah para santriwati yang disebut-sebut mencapai 50 orang.

Polisi: Laporan Berasal dari Satu Santriwati

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Ali Yusron menyebut bahwa korban dari aksi bejat Ashari ada 30 hingga 50 orang santriwati.

Sementara mengenai jumlah korban, Polresta Pati menyebut laporan masuk ke Polisi berasal dari satu santri.

“Terkait dengan jumlah korban, untuk saat ini yang sudah mengadukan ke Polresta Pati, untuk laporannya memang baru satu pelapor dari ayah korban,” ucap Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro kepada awak media pada Rabu, 6 Mei 2026.

“Kemudian untuk korban lain, pada saat itu disampaikan adalah 5 orang, itu sebagai saksi,” lanjutnya.

Namun, 3 dari 5 saksi disebut sudah mencabut keterangan kepada kepolisian.

Polresta Pati Buka Posko Pengaduan

Mengenai penyelesaian kasus ini, Polresta Pati membuka posko pengaduan untuk perlindungan korban dan saksi dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) di Ponpes Ndholo Kusumo.

“Jadi, untuk imbauan kepada para korban kalau memang pada saat itu di ponpes mengalami hal yang sama, silakan untuk mengadu ke Polresta Pati,” jelasnya.

“Kami siap menerima laporan korban atau orang tua korban. Yang mungkin keluarganya menjadi korban saat mondok di ponpes tersebut, silakan adukan,” sambungnya.

Penangkapan Tersangka Oknum Kiai Cabul di Wonogiri

Tersangka Ashari ditangkap oleh Polisi di Wonogiri, Jawa Tengah setelah sebelumnya hilang kontak dari pihak keluarga maupun penasihat hukumnya.

Sempat berjanji untuk kooperatif dalam penyidikan, nyatanya tersangka mangkir dari pemanggilan polisi di awal minggu ini.

“Sudah melakukan pemanggilan. Pemanggilan pertama pada tanggal 4 Mei 2026, kita lakukan pemanggilan untuk pelaku tidak kooperatif dan tidak hadir di Polresta Pati,” ungkap Iswantoro lagi.

Sebelum dikejar dan ditangkap di Wonogiri, Polisi sudah memberi ultimatum akan menjemput paksa jika mangkir lagi di pemanggilan yang seharusnya diagendakan hari ini, Kamis, 7 Mei 2026.

“Upaya selanjutnya, Polresta Pati melakukan pemanggilan yang kedua, rencana kita agendakan tanggal 7 Mei 2026,” imbuhnya.

“Kalau memang pada 7 Mei 2026 pemanggilan pelaku tetap tidak kooperatif, kita lakukan upaya paksa, penjemputan kepada pelaku,” tukasnya.(@red ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *