Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kota Padang

Pemko Padang Percepat Pembangunan Huntap, 324 Rumah Disiapkan untuk Korban Banjir Bandang

4
×

Pemko Padang Percepat Pembangunan Huntap, 324 Rumah Disiapkan untuk Korban Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK— Pemerintah Kota Padang terus mempercepat penyediaan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir bandang November 2025 yang hingga kini masih menempati Hunian Sementara (Huntara).

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau sejumlah lokasi pembangunan Huntap di kawasan Tanah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, serta kawasan Bumi Perkemahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (11/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus melihat perkembangan pembangunan hunian yang nantinya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana.

Maigus Nasir mengatakan, Pemko Padang terus berupaya menyediakan lahan Huntap melalui pemanfaatan aset pemerintah maupun pengadaan tanah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang.

Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat yang masih tinggal di Huntara dapat segera menempati hunian yang lebih layak, aman, dan permanen.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membangun Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Terima kasih juga kepada Kementerian PKP RI yang telah membangun Huntap di kawasan Sungkai,” ujar Maigus.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Padang Tri Hadiyanto menjelaskan, untuk pembangunan Huntap di kawasan Sungkai, Pemko Padang telah menyelesaikan pengadaan lahan seluas sekitar 4,6 hektare.

Di atas lahan tersebut direncanakan pembangunan 183 unit rumah oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI mulai September 2026.

“Huntap di Sungkai akan dibangun oleh Kementerian PKP lengkap dengan prasarana dan sarana pendukung, seperti listrik, jalan lingkungan, dan jaringan air minum. Pemko Padang menyiapkan sumber air minum. Huntap ini nantinya diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pauh,” jelas Tri.

Selain kawasan Sungkai, pembangunan Huntap juga dilakukan di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Pada tahap pertama, tersedia lahan sekitar 2,8 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan 141 unit rumah. Pembangunan tersebut saat ini telah mendekati 50 persen.

Tri menyebut, Pemko Padang juga terus menambah lahan untuk pengembangan kawasan Huntap tersebut. Pemerintah daerah telah membeli lahan sekitar 1,2 hektare yang diperkirakan dapat menampung sekitar 85 unit rumah.

“Sekarang sedang proses tambahan pengadaan lahan lagi sekitar 2,2 hektare. Secara keseluruhan, kita menargetkan pembangunan sekitar 340 unit Huntap di kawasan Bumi Perkemahan ini,” katanya.

Untuk mendukung kawasan hunian tersebut, Pemko Padang juga menyiapkan pembangunan Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU), seperti jalan lingkungan, irigasi, jaringan air minum, serta fasilitas pendukung lainnya.

“PSU kita mulai minggu depan, karena Yayasan Buddha Tzu Chi fokus membangun rumah. Tahun ini kita menargetkan pembangunan 141 unit Huntap di Balai Gadang dan 183 unit di Sungkai,” ungkap Tri.

Pemko Padang menargetkan pembangunan Huntap tersebut menjadi solusi permanen bagi warga terdampak banjir bandang, sekaligus memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan di lingkungan yang lebih aman dan layak.

Peninjauan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang Desmon Danus, pejabat Kementerian PKP RI Teddy Paul H. Siagian, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Camat Pauh Yandry, serta perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *