Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Pemkab Asahan Dukung Inovasi KKN UGM dalam Pengelolaan Limbah Makanan

4
×

Pemkab Asahan Dukung Inovasi KKN UGM dalam Pengelolaan Limbah Makanan

Sebarkan artikel ini
Wabup Asahan Rianto menghadiri perpisahan KKN - PPM UGM di Aek Songsongan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan apresiasi terhadap inovasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memanfaatkan sisa makanan sebagai bagian dari budidaya maggot untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP saat melakukan kunjungan ke Pesantren Darul Falah, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pengabdian mahasiswa KKN UGM sekaligus inovasi yang telah diterapkan selama berada di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, pihak Pesantren Darul Falah, perwakilan PT Inalum serta mahasiswa KKN UGM.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan sisa makanan dari lingkungan pesantren. Sisa makanan tersebut dikelola untuk mendukung budidaya maggot. Hasil budidaya kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif bagi ternak bebek.

Program tersebut dinilai memiliki manfaat dalam dua aspek sekaligus, yaitu membantu mengurangi potensi limbah makanan dan memberikan alternatif pemanfaatan hasil pengelolaan untuk mendukung sektor peternakan.

Mahasiswa KKN UGM yang ditempatkan di Desa Aek Songsongan, Muhammad Ghazalah Anwar, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai solusi sederhana dan berkelanjutan terhadap persoalan sisa makanan. Ia berharap pola pengelolaan yang telah diperkenalkan selama kegiatan KKN dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan terima kasih kepada UGM atas kontribusinya melalui program KKN-PPM UGM Tahun 2026. Apresiasi juga disampaikan kepada PT Inalum yang telah memfasilitasi serta mendukung kehadiran mahasiswa KKN UGM di Kabupaten Asahan.

Menurut Rianto, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat langsung.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswa KKN UGM. Sisa makanan yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini merupakan inovasi yang sederhana, tetapi memiliki nilai manfaat yang besar apabila dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Rianto berharap ilmu dan inovasi yang diperkenalkan mahasiswa dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan KKN tidak hanya menghasilkan program selama mahasiswa berada di lokasi pengabdian, tetapi juga meninggalkan pengetahuan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Asahan memandang kolaborasi semacam ini penting untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki manfaat bagi lingkungan maupun potensi ekonomi lokal.(is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *