Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DAERAH

Nia Jon Firman Pandu Bawa TP-PKK Kabupaten Solok Raih Prestasi Tingkat Sumbar, Ini Capaian Lengkapnya

30
×

Nia Jon Firman Pandu Bawa TP-PKK Kabupaten Solok Raih Prestasi Tingkat Sumbar, Ini Capaian Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Tim PKK kabupaten Solok raih Prestasi Tingkat Sumbar. (Foto.A3)

Solok, Relasipublik.com – Di balik berbagai capaian pembangunan berbasis keluarga yang dirasakan masyarakat Kabupaten Solok dalam dua tahun terakhir, terdapat peran besar seorang perempuan yang konsisten bergerak dari nagari ke nagari, menyapa kader, mendengar aspirasi masyarakat, hingga memastikan program pemberdayaan berjalan hingga ke tingkat keluarga.

Sosok tersebut adalah Nia Jon Firman Pandu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok yang sejak dilantik pada Maret 2025 juga mengemban amanah sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Solok.

Bagi Nia, PKK bukan sekadar organisasi pendamping pemerintah daerah. Lebih dari itu, PKK merupakan gerakan sosial yang tumbuh dari masyarakat dan menjadi ujung tombak dalam membangun kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.

Sejak awal kepemimpinannya, ia menempatkan penguatan sinergi antara pemerintah daerah, kader PKK, Posyandu, serta masyarakat sebagai prioritas utama. Langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan.

Kerja keras dan kolaborasi yang dibangun tersebut membuahkan hasil membanggakan. Pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025, TP-PKK Kabupaten Solok berhasil menorehkan sejumlah prestasi bergengsi.

Prestasi tersebut meliputi Juara II Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Juara III Bidang Kelembagaan dan Tertib Administrasi PKK, Harapan I Bidang Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital, Harapan I Bidang Aku Hatinya PKK, serta Harapan III Bidang Kampung Mandiri dan PHBS Plus.

Deretan penghargaan itu tidak hanya menjadi simbol keberhasilan organisasi, tetapi juga mencerminkan kerja nyata ribuan kader PKK yang selama ini bekerja tanpa lelah di tingkat jorong, nagari, kecamatan hingga kabupaten.

Keberhasilan lainnya terlihat saat Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, dipercaya mewakili Kabupaten Solok dalam Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025. Saat tim penilai provinsi melakukan verifikasi lapangan, semangat gotong royong masyarakat serta konsistensi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK mendapat apresiasi khusus.

Menurut Nia Jon Firman Pandu, keberhasilan tersebut bukan semata-mata hasil kerja pengurus kabupaten, melainkan buah dari kolaborasi seluruh kader PKK dan masyarakat yang memiliki komitmen sama dalam membangun keluarga yang berkualitas.

Memasuki tahun 2026, fokus gerakan PKK Kabupaten Solok semakin diperkuat. Melalui berbagai rapat koordinasi PKK dan Posyandu tingkat kabupaten, program-program strategis terus disusun untuk menjawab tantangan pembangunan keluarga di era modern.

Penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan kapasitas kader, pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak, pendidikan keluarga, ketahanan pangan rumah tangga, hingga pengembangan ekonomi kreatif masyarakat menjadi agenda prioritas yang terus dikawal.

Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, peran PKK dinilai semakin relevan. Melalui pendekatan yang langsung menyentuh keluarga, berbagai program dapat dijalankan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Bagi Nia Jon Firman Pandu, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang berdiri megah, tetapi juga dari keluarga yang sehat, anak-anak yang tumbuh berkualitas, perempuan yang berdaya, serta masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

Komitmen tersebut menjadi semangat yang terus dibawa dalam setiap langkah gerakan PKK Kabupaten Solok. Sebab, ketika keluarga menjadi kuat, maka daerah akan tumbuh lebih maju. Dan dari tangan para kader PKK yang bekerja hingga ke pelosok nagari, harapan itu terus dirawat untuk mewujudkan Kabupaten Solok yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *