ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke – 57 tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di daerah.
Kegiatan yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (15/04/2026) ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan syiar Islam.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar Ssos, MSi menyampaikan bahwa meskipun pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung sederhana, nilai strategisnya tetap besar dalam membangun karakter masyarakat. Ia menilai MTQ tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga sarana dakwah dan pembinaan generasi muda.
Menurut bupati kesederhanaan pelaksanaan justru menunjukkan bahwa kegiatan ini berangkat dari niat tulus untuk membumikan Al-Qur’an. Ia juga menekankan pentingnya kualitas peserta agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Taufik berharap MTQ mampu melahirkan qori dan qariah terbaik yang tidak hanya unggul dalam bacaan, tetapi juga memahami kandungan Al-Qur’an. Ia meminta Dewan Hakim melakukan evaluasi terhadap sistem penilaian dan pembinaan peserta.
Sebelumnya Ketua Panitia Mohammad Azmi Ismail AP, MSi menjelaskan bahwa MTQN ke-57 ini diikuti oleh sebanyak 853 peserta dari 25 kecamatan. Pelaksanaan berlangsung selama enam hari, mulai 15 hingga 20 April 2026 di Kota Kisaran.
Ia menambahkan cabang lomba yang dipertandingkan mencakup Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an dan Khattil Qur’an. Seluruh cabang tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan berjenjang bagi peserta.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan motivasi melalui penghargaan berupa umroh bagi juara pertama kategori dewasa putra dan putri serta hafizh 30 juz. Langkah ini diharapkan dapat mendorong semangat peserta untuk tampil maksimal.
Pembukaan MTQN turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, OPD, camat, TP PKK, DWP, Dewan Hakim dan tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan syiar Islam di Kabupaten Asahan.
Melalui MTQN ke-57 ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap lahir generasi Qur’ani yang mampu menjadi motor pembangunan moral masyarakat sekaligus membawa nama daerah ke tingkat nasional.(is)














