Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAINTERNASIONALOLAHRAGATERBARU

Mahyeldi: Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM dan Kebersamaan di Sumbar

2
×

Mahyeldi: Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM dan Kebersamaan di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menghadiri nonton bareng Piala Dunia 2026 bersama Forkopimda dan masyarakat di Aula Kantor Gubernur Sumbar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengikuti nonton bareng Piala Dunia 2026 bersama Forkopimda, kepala OPD, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (27/6/2026).

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri nobar pertandingan Piala Dunia 2026 antara Mesir melawan Iran yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengapresiasi TVRI yang telah menginisiasi penyelenggaraan nobar sebagai ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Sepak bola memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan. Antusiasme yang hadir hari ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi perekat kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada pertandingan-pertandingan berikutnya hingga partai final,” ujar Mahyeldi.

Ia mengungkapkan, Pemprov Sumbar bersama TVRI telah berkoordinasi untuk memanfaatkan videotron yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota sebagai lokasi penyelenggaraan nobar. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat di berbagai daerah untuk menikmati atmosfer Piala Dunia secara bersama-sama.

Menurut Mahyeldi, siaran Piala Dunia juga memiliki nilai edukatif, khususnya bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Pertandingan kelas dunia dinilai mampu menjadi sumber inspirasi sekaligus media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan, disiplin, dan semangat berprestasi.

Ia juga mengapresiasi komitmen TVRI yang terus menghadirkan siaran olahraga internasional hingga ke pelosok desa dan nagari, termasuk rencana penayangan Piala Dunia U-17, sehingga masyarakat dapat menikmati tontonan berkualitas sekaligus mengikuti perkembangan sepak bola dunia.

Selain mempererat silaturahmi, Mahyeldi menilai kegiatan nobar memiliki dampak ekonomi yang nyata. Pada pelaksanaan nobar tersebut, Pemprov Sumbar turut melibatkan pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung.

“Ke depan, apabila nobar bertepatan dengan Car Free Day, kawasan Kantor Gubernur yang didukung sejumlah videotron bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat. Ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang hadir dalam kegiatan publik, semakin besar pula perputaran ekonomi yang tercipta bagi pelaku usaha. Karena itu, kegiatan nobar diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk menghidupkan ruang publik, menggerakkan ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Mahyeldi menambahkan, inisiatif tersebut sejalan dengan semangat pemerintah pusat yang menjadikan momentum Piala Dunia sebagai sarana hiburan yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota di Sumatera Barat agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

(Adpsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *