KEBUMEN — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi 2026 yang melibatkan tiga kelompok, yakni Kedungweru, Mangunweni, dan Jatijajar, kembali menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis 13 Agustus 2026.
Tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, KKN Kolaborasi 2026 juga memberikan perhatian terhadap kesehatan melalui kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan mata, serta pemeriksaan dan edukasi terkait penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50–60 peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Ayah. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap pentingnya menjaga kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dalam pelaksanaannya, KKN Kolaborasi 2026 menggandeng sejumlah pihak yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen turut berperan dalam pelaksanaan donor darah bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mendonorkan darah, tetapi juga turut membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain donor darah, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan mata bersama Optik Alsafi. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi penglihatan sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata.
Masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan juga dapat memperoleh informasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kebumen turut hadir memberikan edukasi dan pemeriksaan terkait penyalahgunaan narkoba. Kehadiran BNN menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih waspada serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Ketua Pelaksana KKN Kolaborasi 2026, Anatakiza Shakia Jauhari, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai program sementara selama pelaksanaan KKN, tetapi juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
“Donor darah mengajarkan pentingnya berbagi dan membantu sesama, pemeriksaan mata mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan penglihatan, sedangkan edukasi serta pemeriksaan terkait narkoba menjadi pengingat akan pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Anatakiza.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa KKN, PMI Kebumen, Optik Alsafi, dan BNN Kebumen menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Setiap pihak memberikan kontribusi sesuai dengan bidangnya sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan sekaligus informasi kesehatan yang lebih beragam dalam satu kegiatan.
Melalui KKN Kolaborasi 2026, mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Ayah. Program tersebut juga menjadi bentuk pengabdian mahasiswa melalui kerja sama dengan berbagai lembaga untuk mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat, sadar akan pentingnya kesehatan, serta peduli terhadap lingkungan.
Semangat kolaborasi antara mahasiswa, lembaga terkait, dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut sehingga tercipta lingkungan Kecamatan Ayah yang lebih sehat, aman, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan. (Red/Syaroful)













