Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAH

Kemanunggalan di Atas Widik: Cerita Kehangatan Satgas TMMD 129 Bojonegoro Bantu Olah Tembakau Petani Kesongo

6
×

Kemanunggalan di Atas Widik: Cerita Kehangatan Satgas TMMD 129 Bojonegoro Bantu Olah Tembakau Petani Kesongo

Sebarkan artikel ini

BOJONEGORO, RELASIPUBLIK – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur fisik semata.

Di tengah padatnya pelaksanaan program, para prajurit juga terjun langsung membantu denyut nadi ekonomi masyarakat setempat, Jum’at (7/8/2026).

Salah satu pemandangan hangat terlihat saat anggota Satgas TMMD bahu-membahu bersama warga merajang (memotong) daun tembakau hasil panen hingga mengangkut dan menatanya di atas widik (papan bambu) untuk dijemur.

Pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, serta kecepatan itu dilakukan dengan penuh semangat dalam suasana kekeluargaan.

Prajurit dan warga saling bekerja sama menyiapkan lembaran tembakau rajang agar proses pengeringan di bawah sinar matahari berjalan optimal.

Kebersamaan sederhana ini menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dirawat melalui program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo.

Anggota Satgas TMMD ke-129, Prada M. Rizki, mengungkapkan bahwa membantu aktivitas harian warga merupakan bagian dari bentuk pengabdian TNI.

Menurutnya, TMMD tidak sekadar berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga hadir di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Membantu petani merajang dan menjemur tembakau menjadi salah satu bentuk kepedulian kami. Semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan pekerjaan warga sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Prada M. Rizki.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung ini memberikan pengalaman serta wawasan baru bagi prajurit mengenai perjuangan para petani sebagai tulang punggung ekonomi desa. “Senang bisa membantu warga, selain itu dapat ilmu baru,” imbuhnya.

Merespons aksi para prajurit, warga Desa Kesongo mengaku tersentuh dan bangga. Kehadiran Satgas TMMD yang rela meluangkan waktu di sela pengerjaan sasaran fisik untuk membantu proses pascapanen menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka.

Semangat gotong royong yang terjalin erat ini diharapkan dapat terus memotivasi petani untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka.

Lebih dari sekadar membangun fasilitas umum seperti jalan dan drainase, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa esensi pembangunan desa adalah menumbuhkan kebersamaan, kepedulian, dan rasa saling percaya dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *