Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAKota Padang

Kejurprov Gateball Sumbar 2026 Digelar, 70 Atlet Tempa Mental Jelang Porprov

3
×

Kejurprov Gateball Sumbar 2026 Digelar, 70 Atlet Tempa Mental Jelang Porprov

Sebarkan artikel ini
Foto istimewa

Padang, Relasipublik.com – Tidak hanya menjadi ajang mencari juara, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gateball Sumatera Barat 2026 menjelma sebagai panggung pembuktian keseriusan Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumbar dalam membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan.

Selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, halaman Kantor Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar di Kota Padang dipenuhi semangat kompetisi. Sebanyak 70 atlet dari 10 kabupaten dan kota bertarung menunjukkan kemampuan terbaik mereka sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

Namun yang menarik, Kejurprov kali ini bukan sekadar pertandingan. Pergatsi Sumbar memanfaatkan momentum tersebut sebagai laboratorium pembinaan, mulai dari peningkatan kualitas atlet hingga penguatan perangkat pertandingan.

Ketua Pengprov Pergatsi Sumbar, Rifda Suriani, menegaskan bahwa Kejurprov merupakan tahapan penting sebelum atlet tampil pada ajang sesungguhnya.

“Kejurprov ini memang bertujuan untuk mengasah kemampuan atlet sebagai persiapan menuju Porprov. Kita ingin atlet-atlet mendapatkan pengalaman bertanding sebelum tampil di ajang yang sesungguhnya,” ujarnya.

Komitmen pembinaan tersebut terlihat dari langkah Pergatsi Sumbar yang lebih dahulu menggelar pelatihan wasit selama dua hari, 29–30 Juli 2026. Puluhan peserta mengikuti pelatihan sebelum langsung diterjunkan memimpin pertandingan Kejurprov.

Menurut Rifda, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem gateball yang sehat.

“Harapannya, kita memiliki wasit yang profesional dan dapat diandalkan. Setelah pelatihan, mereka langsung mempraktikkan ilmunya pada Kejurprov ini,” katanya.

Kejurprov diikuti atlet dari Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, serta sejumlah daerah lainnya di Sumatera Barat. Beberapa di antaranya bahkan diproyeksikan untuk tampil pada kejuaraan nasional.

Pergatsi Sumbar pun tidak ingin sekadar menjadi peserta dalam berbagai event nasional. Organisasi tersebut mulai memasang target yang lebih tinggi.

Jika pada penyelenggaraan sebelumnya hanya mampu membawa pulang medali perak, kini target yang dibidik jauh lebih ambisius.

“Kalau sebelumnya kita meraih medali perak, target kali ini tentu medali emas,” tegas Rifda.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum III KONI Sumatera Barat, Hendri Gusman Dharma, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat kepengurusan baru Pergatsi Sumbar yang langsung bergerak menjalankan program pembinaan.

Menurutnya, kombinasi antara pelatihan wasit dan penyelenggaraan Kejurprov merupakan strategi yang tepat untuk mempercepat perkembangan gateball di Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, kepengurusan yang baru langsung membuat kegiatan yang positif. Diawali dengan penataran wasit, kemudian dilanjutkan Kejurprov sebagai ajang praktik bagi para peserta. Sekarang Pergatsi Sumbar sudah memiliki 30 wasit sendiri,” katanya.

Keberadaan puluhan wasit bersertifikat dinilai menjadi modal besar karena Sumatera Barat tidak lagi bergantung pada perangkat pertandingan dari luar daerah saat menggelar kompetisi.

“Dengan memiliki wasit sendiri, kita akan lebih mudah menggelar berbagai event gateball di Sumatera Barat,” ujarnya.

Di sisi lain, tingginya antusiasme atlet menjadi sinyal bahwa olahraga gateball mulai mendapat tempat di berbagai daerah. Semangat bertanding yang diperlihatkan para peserta menjadi indikator positif menjelang Porprov, yang akan menjadi panggung multi-event pertama bagi cabang olahraga tersebut di Sumatera Barat.

“Animo atlet sangat baik. Mereka mengikuti pertandingan dengan sungguh-sungguh. Ini menjadi pemanasan yang bagus menjelang Porprov,” ungkap Hendri.

Keberhasilan Gateball Sumbar menyumbangkan medali pada PON Aceh-Sumut menjadi modal optimisme bahwa cabang olahraga ini memiliki masa depan yang cerah.

Kini, melalui Kejurprov 2026, Pergatsi Sumbar tidak hanya sedang mencari siapa yang menjadi juara. Organisasi itu tengah membangun fondasi prestasi, mencetak atlet berkualitas, melahirkan wasit profesional, sekaligus menegaskan bahwa gateball mulai menjelma menjadi salah satu cabang olahraga yang patut diperhitungkan dalam peta prestasi Sumatera Barat.

Dengan pembinaan yang semakin terarah dan target medali emas di Porprov 2026, Kejurprov kali ini menjadi bukti bahwa langkah Pergatsi Sumbar bukan sekadar mengejar kemenangan sesaat, melainkan menyiapkan regenerasi dan prestasi jangka panjang menuju level nasional. (A3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *