Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kota Padang

Jembatan Kampung Tanjung Mulai Dibangun, Pemko Padang Percepat Rehab Rekon Pascabencana

3
×

Jembatan Kampung Tanjung Mulai Dibangun, Pemko Padang Percepat Rehab Rekon Pascabencana

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melaksanakan pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) infrastruktur pascabencana.

Pembangunan jembatan tersebut ditinjau pada Minggu (9/8/2026). Infrastruktur ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi tahun lalu dan kembali diperparah oleh banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026).

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung menjadi bagian dari komitmen Pemko Padang untuk mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana.

“Pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung ini merupakan bagian dari fokus dan komitmen Pemko Padang dalam percepatan rehab rekon pascabencana, agar aksesibilitas serta mobilitas perekonomian masyarakat yang terdampak bisa segera pulih normal,” ujar Malvi.

Ia menjelaskan, pekerjaan fisik Paket 3 tersebut telah berkontrak sejak 27 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Proyek pembangunan jembatan ini bersumber penuh dari APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pekerjaan mencapai Rp8.826.169.373. Pelaksanaan pekerjaan mengacu pada Nomor Kontrak 011/Kont-PJJ/APBD/DPUPR/2026.

Pengerjaan fisik dilaksanakan oleh kontraktor PT Kamala Unida, sementara pengawasan dilakukan oleh Konsultan Pengawas PT Artha Graha Cipta KSO dan PT Aqsa Mandiri Konsultan.

Percepatan pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas antarkawasan, menjamin keselamatan mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong kembali aktivitas perekonomian warga yang terdampak bencana.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, pelaksanaan fisik rehab rekon mulai berjalan setelah tahapan perencanaan dan proses tender diselesaikan sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah satu per satu proses rehab rekon pascabencana mulai dikerjakan fisiknya, setelah menyelesaikan proses perencanaan dan tendernya. Kita berkomitmen untuk melakukan perbaikan secepat mungkin, namun juga harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Fadly.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran masyarakat Kota Padang, khususnya warga yang terdampak bencana dan harus merasakan dampak kerusakan infrastruktur.

“Terima kasih atas kesabaran masyarakat Kota Padang, khususnya yang terdampak bencana,” tambahnya.

Pemko Padang menegaskan bahwa percepatan program rehab rekon tersebut dibiayai melalui APBD yang bersumber dari pajak masyarakat Kota Padang. Karena itu, masyarakat diharapkan ikut mendukung kelancaran pekerjaan dengan berhati-hati saat melintasi kawasan sekitar proyek.

Pembangunan Jembatan Kampung Tanjung diharapkan menjadi salah satu langkah konkret Pemko Padang dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sehingga akses transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *