Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
NASIONAL

Jabat Tangan yang Mengakhiri Polemik, Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketua Umum PWI

2
×

Jabat Tangan yang Mengakhiri Polemik, Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketua Umum PWI

Sebarkan artikel ini

Jakarta, relasipublik – Sebuah foto yang diunggah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di media sosial menjadi penanda mencairnya hubungan antara pengacara Hotman Paris Hutapea dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Dalam unggahan itu, Dasco tampak duduk semeja bersama Hotman Paris dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Selasa, itu diunggah melalui akun Instagram resmi Dasco. Ketiganya terlihat berjabat tangan dalam suasana santai.

“Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini,” tulis Dasco dalam keterangan unggahannya.

Dalam laporan ANTARA, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia mengatakan dirinya bersama Hotman Paris diundang langsung oleh Sufmi Dasco Ahmad untuk mengedepankan persatuan bangsa setelah polemik yang sempat terjadi antara Hotman dan kalangan wartawan.

Pertemuan itu juga menghasilkan langkah lanjutan. Munir menyatakan PWI Pusat akan mencabut laporan polisi yang sebelumnya diajukan terhadap Hotman Paris.

“Dicabut, dicabut. Nanti dicabut (laporan polisi terhadap Hotman),” kata Munir, seperti dikutip ANTARA.

Rencana pencabutan laporan itu menjadi babak baru dalam penyelesaian polemik yang sebelumnya bergulir hingga ke ranah hukum.

Sebelumnya, PWI Pusat melaporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan. Laporan tersebut diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (20/7).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan laporan tersebut telah diterima. Menurutnya, penyidik akan mempelajari materi laporan dan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku.

“Benar, laporan dari PWI telah diterima. Selanjutnya, penyidik akan mempelajari materi laporan dan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Budi.

Pertemuan yang difasilitasi Dasco itu menunjukkan upaya penyelesaian melalui dialog. Rencana pencabutan laporan oleh PWI menjadi isyarat bahwa kedua pihak memilih membuka ruang rekonsiliasi setelah polemik yang sempat menyita perhatian publik. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *