Kota Solok, Relasipublik.com — Sebuah gedung baru mungkin hanya terlihat sebagai bangunan dengan ruang-ruang kelas yang lebih layak. Namun bagi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kampung Jawa, hadirnya gedung baru menjadi lebih dari sekadar tambahan sarana pendidikan. Di balik pembangunan tersebut tersimpan harapan untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih nyaman sekaligus menyiapkan generasi muda Kota Solok dengan pendidikan dan karakter yang lebih kuat.
Harapan itu mengemuka saat Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM., meresmikan gedung baru MIS Kampung Jawa yang dibangun oleh Yayasan Darianis Yatim, Sabtu (5/9/2026).
Pembangunan gedung tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Ada peran yayasan, tenaga pendidik, masyarakat dan berbagai pihak yang ikut mengambil bagian dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak.
Wali Kota Ramadhani memberikan apresiasi kepada Yayasan Darianis Yatim atas pembangunan tersebut. Menurutnya, kontribusi seperti ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan di Kota Solok, terutama pendidikan keagamaan.
“Pembangunan sarana pendidikan seperti ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan,” ujar Wali Kota.
Bagi pemerintah daerah, pembangunan fasilitas pendidikan memiliki arti strategis. Ruang belajar yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif. Lingkungan sekolah yang nyaman diharapkan dapat membuat peserta didik lebih betah belajar, sementara guru memiliki ruang yang lebih mendukung dalam menjalankan proses pendidikan.
Lebih jauh, pendidikan di madrasah memiliki peran penting dalam membangun keseimbangan antara pengetahuan dan karakter. Anak-anak tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga dibekali nilai-nilai keagamaan dan moral sebagai bekal menghadapi masa depan.
Karena itu, Wali Kota mengajak seluruh elemen untuk menjaga semangat kolaborasi dalam memajukan pendidikan.
Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri. Yayasan, tenaga pendidik, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan harus terus membangun sinergi agar kualitas pendidikan di Kota Solok semakin baik.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Gedung yang berdiri hari ini akan menjadi ruang tempat anak-anak belajar, tumbuh dan membangun cita-cita mereka.
Peresmian gedung baru MIS Kampung Jawa turut dihadiri Kepala Kemenag Kota Solok, Ketua Baznas Kota Solok, Ketua Yayasan Darianis Yatim, Camat Tanjung Harapan, Lurah Kampung Jawa serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pembangunan gedung baru MIS Kampung Jawa akhirnya bukan sekadar tentang bertambahnya bangunan sekolah. Lebih dari itu, ia menjadi simbol tumbuhnya kepedulian bersama: ketika pemerintah dan masyarakat bergerak dalam satu arah, masa depan pendidikan anak-anak Solok mendapat ruang yang semakin luas untuk tumbuh. (A3)













