Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Buka Rakorpem Juni 2026, Wabup Asahan Tekankan Persiapan Menuju Kabupaten Anti Korupsi

2
×

Buka Rakorpem Juni 2026, Wabup Asahan Tekankan Persiapan Menuju Kabupaten Anti Korupsi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP memimpin Rakorpem Bulan Juni 2026.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah dalam mendukung Kabupaten Asahan menuju daerah percontohan Kabupaten Anti Korupsi Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kabupaten Asahan yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (23/06/2026).

Rakorpem dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga MH, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, kepala bagian, camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Asahan.

Dalam arahannya, Rianto menyampaikan bahwa Kabupaten Asahan saat ini masuk dalam tiga besar kandidat Kabupaten Anti Korupsi Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus disikapi secara serius oleh seluruh perangkat daerah melalui peningkatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Untuk itu, ia meminta Inspektorat Kabupaten Asahan agar terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh perangkat daerah harus mendukung dan mempersiapkan berbagai aspek yang diperlukan sehingga Kabupaten Asahan dapat memenuhi indikator yang ditetapkan,” ujar Wabup.

Selain membahas persiapan menuju Kabupaten Anti Korupsi, Rianto juga mengingatkan pentingnya Rakorpem sebagai instrumen koordinasi dalam menyinkronkan pelaksanaan tugas pemerintahan daerah.

Menurutnya, komunikasi yang baik antarperangkat daerah menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

Wakil Bupati juga menekankan implementasi program Asahan Clean Governance yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Melalui program tersebut, setiap OPD, kecamatan, hingga unit pelayanan kesehatan diminta meningkatkan kualitas pengawasan internal serta pembinaan terhadap aparatur.

Di sisi lain, Rianto turut menyoroti pentingnya menjaga kerukunan masyarakat melalui penguatan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) yang saat ini terus dipantau secara nasional sebagai salah satu indikator pembangunan sosial.

Rakorpem bulan Juni 2026 juga diisi dengan paparan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Asahan yang menyampaikan berbagai program strategis dan perkembangan pelaksanaannya.

Melalui forum koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap terbangun kesamaan langkah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *