Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Informal Lewat Masjid dan Nagari

1
×

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Informal Lewat Masjid dan Nagari

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Masjid Akbar Baiturrahman Painan
Kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan kepada jamaah di Masjid Akbar Baiturrahman Painan dalam upaya memperluas perlindungan pekerja informal.

PAINAN, RELASI PUBLIK — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pesisir Selatan Painan terus mengintensifkan upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal melalui pendekatan berbasis komunitas, dengan menyasar masjid dan nagari sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Sosialisasi tersebut digelar pada Rabu (22/4/2026) di Masjid Akbar Baiturrahman Painan, dengan melibatkan jamaah masjid yang didominasi pelaku UMKM serta pekerja sektor informal. Kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdialog langsung terkait manfaat dan mekanisme perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kegiatan itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial, khususnya bagi pekerja sektor informal yang rentan terhadap risiko kerja. Tim BPJS Ketenagakerjaan juga memaparkan berbagai manfaat program, mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua, lengkap dengan kemudahan proses pendaftarannya.

Menariknya, layanan pendaftaran kini semakin dekat dengan masyarakat. Di lingkungan masjid telah tersedia agen penggerak jaminan sosial ketenagakerjaan yang siap membantu proses pendaftaran sekaligus memberikan informasi secara langsung kepada jamaah dan masyarakat sekitar.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pesisir Selatan Painan, Susi Susanti, mengatakan pendekatan melalui masjid dan nagari menjadi strategi efektif untuk menjangkau pekerja informal yang selama ini belum tersentuh perlindungan.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja informal seperti pedagang dan pelaku UMKM, mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Melalui masjid dan nagari, kami bisa lebih dekat sehingga edukasi dan pendaftaran menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Ia menegaskan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting sebagai jaring pengaman ketika masyarakat menghadapi risiko kerja maupun tekanan sosial ekonomi.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja informal di Kabupaten Pesisir Selatan terdaftar sebagai peserta aktif, sehingga dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan memiliki kepastian perlindungan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *