Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kota Padang

DWP Kota Padang Hadirkan Program “DWP Mengajar”, Bekali Siswa Cegah Bullying dan Penyimpangan Pergaulan

7
×

DWP Kota Padang Hadirkan Program “DWP Mengajar”, Bekali Siswa Cegah Bullying dan Penyimpangan Pergaulan

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang untuk pertama kalinya melaksanakan program inovatif “DWP Mengajar” di Kota Padang. Kegiatan yang digelar Rabu (12/8/2026) tersebut menyasar siswa SD Negeri Percobaan Padang dan SMP Negeri 3 Padang.

Program ini menjadi bentuk kepedulian DWP Kota Padang terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membekali generasi muda dengan pendidikan karakter, perlindungan diri, serta pemahaman menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan anak dan remaja.

Ketua DWP Kota Padang, Nova Raju Minropa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pengurus DWP dalam berbagi ilmu, menumbuhkan semangat belajar, sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kota Padang.

“DWP Mengajar adalah wujud nyata kepedulian Dharma Wanita Persatuan dalam berbagi ilmu, menumbuhkan semangat belajar, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak sehingga mereka memperoleh pengalaman yang bermanfaat,” ujar Nova.

Sebanyak 20 pengurus DWP Kota Padang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Nova menyebutkan, program DWP Mengajar telah dimulai sejak Februari 2026 dan akan terus dilaksanakan di sejumlah sekolah lainnya.

Materi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis peserta didik. Untuk jenjang SD, materi difokuskan pada pencegahan bullying atau perundungan serta perlindungan diri yang disampaikan anggota DWP Kota Padang, Gusmardina.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui cerita, analisis video pendek, hingga kuis berhadiah dengan jargon “Say No to Bullying”. Para siswa terlihat antusias dan bersama-sama mendeklarasikan komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

“Jadilah teman yang penyayang dan pelindung. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan membahagiakan untuk semua orang tanpa ada yang saling mengejek,” pesan Nova kepada para siswa.

Sementara itu, siswa SMP mendapatkan materi mengenai pencegahan penyimpangan seksual dan batasan dalam pergaulan yang disampaikan anggota DWP Kota Padang, Ria Sylfi.

Materi tersebut membahas batas privasi tubuh serta cara menyikapi konten negatif di media sosial. Penyampaian dilakukan secara santun dan tegas, sekaligus membuka ruang konsultasi bagi siswa.

Nova juga mengingatkan para siswa agar mampu menjaga diri dan bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.

“Jagalah kehormatan dan kesehatan diri kalian. Masa depan yang cerah dimulai dari keberanian menyaring pergaulan dan menolak segala bentuk penyimpangan. Selalu terbuka kepada orang tua dan guru jika menghadapi masalah,” tuturnya.

Program DWP Mengajar mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Plt. Wakil Kepala SD Percobaan Padang, Suciati Poro, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu menjawab rasa ingin tahu siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter.

“Alhamdulillah anak-anak kami sangat antusias karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Semoga dengan semakin gencarnya edukasi ini, tidak ada lagi kasus perundungan di sekolah, dan siswa semakin saling menghargai antarsesama,” ungkap Suciati.

Hal senada disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Padang, Rika Susiwaty. Ia menilai kehadiran pengurus DWP merupakan bentuk kepedulian sekaligus kasih sayang dalam membekali siswa menghadapi kompleksitas pergaulan remaja saat ini.

“Kehadiran pengurus DWP dinilai sebagai wujud kasih sayang seorang ibu yang membekali para siswa dalam menghadapi kompleksitas pergaulan remaja masa kini, sekaligus menjadi perisai agar siswa lebih waspada terhadap lingkungan yang kurang sehat,” ujarnya.

Melalui program DWP Mengajar, DWP Kota Padang berharap edukasi mengenai karakter, perlindungan diri, dan pencegahan berbagai persoalan di lingkungan sekolah dapat terus diperkuat sehingga tercipta generasi muda yang lebih tangguh, berkarakter, dan mampu menjaga diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *