sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus bergerak mencari peluang agar berbagai program strategis pemerintah pusat dapat direalisasikan di daerah. Langkah itu dilakukan demi mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih dan Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy di Istana Gubernur Sumbar, Padang, Selasa (30/6/2026).
Didampingi Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Yusnen, Ahmad Fadly mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperjuangkan agar daerahnya memperoleh manfaat dari program-program nasional, meskipun sebagian besar diperuntukkan bagi wilayah pesisir.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih memang diprioritaskan untuk kabupaten dan kota yang berada di kawasan pesisir. Namun Tanah Datar juga memiliki masyarakat nelayan di Danau Singkarak. Karena itu, kami telah mengusulkan agar daerah ini juga dapat memperoleh program tersebut. Hasilnya tentu menjadi kewenangan pemerintah pusat, tetapi yang terpenting kami terus berupaya memperjuangkannya,” ujar Ahmad Fadly.
Menurutnya, Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih memiliki dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendukung.
Beberapa fasilitas yang akan dibangun melalui program tersebut antara lain tempat penambatan kapal, pabrik es, gudang pendingin, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nelayan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan para nelayan.
Selain itu, Ahmad Fadly juga menaruh harapan besar terhadap Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok yang direncanakan akan dikembangkan hingga ke tingkat nagari.
Menurutnya, sistem bioflok menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari efisiensi penggunaan lahan, peningkatan produktivitas budidaya ikan, hingga peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
“Program budidaya perikanan air tawar sistem bioflok juga memiliki prospek yang sangat baik. Saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Yang jelas, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus berupaya memanfaatkan setiap peluang program nasional agar dapat dilaksanakan di daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah proaktif tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi penghalang dalam menghadirkan pembangunan. Sinergi dengan pemerintah pusat dinilai menjadi kunci untuk membuka peluang investasi program strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar(d13)













