Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Kunjungi Pasaman, KK Warsi Puji Komitmen Bupati Welly Suhery soal Perhutanan Sosial

7
×

Kunjungi Pasaman, KK Warsi Puji Komitmen Bupati Welly Suhery soal Perhutanan Sosial

Sebarkan artikel ini
Ahmad Salim Ridwan dari KK Warsi saat mengunjungi Lubuk Sikaping, Rabu (22/7/2026), foto bersama dengan Kepala Bakeuda Pasaman.

PASAMAN — Komunitas Konservasi Indonesia Warsi (KK Warsi) menilai Bupati Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Welly Suhery ST, memiliki komitmen yang tinggi terhadap kegiatan perhutanan sosial.

“Kita mengapresiasi Pak Bupati yang kami nilai memiliki komitmen yang cukup tinggi terhadap kegiatan perhutanan sosial,” ujar Ahmad Salim Ridwan dari KK Warsi saat mengunjungi Lubuk Sikaping, Rabu (22/7/2026).

Berkantor pusat di Jambi, KK Warsi adalah
lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berfokus pada upaya pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Berkantor pusat di Provinsi Jambi dengan
wilayah kerjanya tersebar di pulau Sumatera, Kalimantan, hingga Papua, fokus utama program KK Warsi meliputi pendampingan masyarakat, perhutanan sosial, dan konservasi serta perubahan iklim.

Menurut Ahmad, kedatangannya di Pasaman bersama dua orang evaluator dari Jakarta terkait dengan kegiatan perhutanan sosial. “Kita sudah sampai tahap pembentukan kelompok kerja (Pokja) untuk perhutanan sosial itu,” ujar Ahmad.

“Kita ingin melihat secara langsung perkembangan kegiatan perhutanan sosial di daerah ini,” ungkapnya.

Ahmad mengatakan, diharapkan ada masukan dari seluruh elemen masyarakat bagaimana idealnya kegiatan perhutanan sosial yang dilakukan sehingga mencapai sasaran yang telah digariskan.

“Alhamdulillah, sejauh ini perkembangan yang kita amati bergerak ke arah yang cukup positif,” sebutnya. “Apalagi kita mendapat dukungan yang kuat dari jajaran Pemkab, terutama dari Pak Bupati,” tandasnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pasaman M.Yasrin Syahputra SE MM membenarkan kedatangan KK Warsi di Pasaman terkait pembentukan Pokja untuk mendukung kegiatan perhutanan sosial di daerah itu.

“Mereka minta sejauh mana dukungan Pemkab Pasaman terhadap kegiatan perhutanan sosial di daerah ini, dan sejauh ini kita telah membentuk pokja-pokja untuk tujuan dimaksud,” terang Yasrin.

“Nanti kita juga akan bahas di sejumlah OPD dan tim anggaran untuk mencarikan sumber dana buat mendukung kegiatan perhutanan sosial di Pasaman,” ujar Yasrin. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *