PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Pengembangan komoditas kopi menjadi salah satu perhatian Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis saat membahas pemanfaatan tanah erfpacht bersama masyarakat Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis.
Menurut Hendri, kawasan tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai sentra perkebunan kopi yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Forkopimda, DPRD, serta berbagai perangkat daerah.
Selain membahas peluang ekonomi, masyarakat turut menyampaikan sejumlah persoalan mengenai kebersihan lingkungan dan keamanan fasilitas umum.
Warga berharap pemerintah dapat menyediakan lokasi pembuangan sampah yang lebih baik sehingga lingkungan sekitar menjadi lebih nyaman.
Mereka juga meminta bak penampungan tinja segera dipagari untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi anak-anak.
Menanggapi hal tersebut, Hendri meminta OPD terkait segera turun ke lapangan guna mencari solusi yang tepat.
Ia memastikan pembangunan pagar pengaman akan segera direalisasikan sebagai bagian dari peningkatan keselamatan masyarakat.
Pemerintah juga akan melakukan pendataan terhadap seluruh pemanfaatan tanah erfpacht agar arah pengembangan kawasan lebih terencana.
Data tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat.
Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan Sungai Andok diharapkan mampu berkembang menjadi pusat pertanian produktif sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.(gito)













