PADANG, RELASIPUBLIK – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemerintah Pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Padang atas keberhasilan mempercepat pemulihan pascabencana. Kota Padang bahkan dinilai layak menjadi daerah percontohan nasional dalam pengelolaan dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan dan pembangunan hunian tetap (Huntap).
Penilaian tersebut disampaikan saat monitoring penggunaan TKD tambahan dan pembangunan Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (20/7/2026). Kegiatan dihadiri Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Horas Maurits Panjaitan, Sekda Kota Padang Raju Minropa, serta jajaran OPD terkait.
Kastorius Sinaga menyebut Kota Padang menunjukkan capaian yang sangat baik berdasarkan 38 indikator pemantauan Satgas pusat. Menurutnya, progres pemulihan pascabencana berlangsung cepat, terstruktur, dan menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera Barat.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan Pemko Padang dalam pembangunan Huntap, Huntara, penyaluran dana tunggu hunian, bantuan sosial, pemulihan lahan pertanian, hingga rehabilitasi dan normalisasi sungai.
“Khusus di Padang, target pembangunan Huntap sangat besar, lebih dari 500 unit atau sekitar seperempat dari total target Provinsi Sumatera Barat. Dari paparan yang kami terima dan hasil peninjauan di lapangan, perencanaannya sangat baik,” ujar Kastorius.
Saat ini, di kawasan Huntap Bumi Perkemahan Pramuka akan dibangun sebanyak 340 unit rumah. Sebanyak 39 unit telah memasuki tahap finishing dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.
Selain keberhasilan pemulihan di daerahnya sendiri, Kota Padang juga mendapat pujian dari Menteri Dalam Negeri atas tingginya solidaritas antardaerah. Meski turut terdampak bencana, Pemko Padang mampu mengalokasikan bantuan kemanusiaan sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pemulihan di tiga kabupaten di Provinsi Aceh.
Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Horas Maurits Panjaitan mengungkapkan Kota Padang menerima TKD tambahan sebesar Rp371,85 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat proses pemulihan, termasuk pengadaan lahan pembangunan Huntap.
“Kami melihat progres dan persiapannya sudah cukup baik. Kami mengapresiasi sinergi yang dibangun Pemko Padang. Selanjutnya kami akan memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran sehingga percepatan pemulihan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Horas.
Dengan capaian tersebut, Kota Padang dinilai berhasil menunjukkan tata kelola pemulihan pascabencana yang efektif, akuntabel, dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan dukungan pemerintah pusat.











