Painan, Relasi Publik — Penasihat hukum Ingga Pratama Putra (33) yang ditemukan meninggal dunia. Sabtu 27/06 di Mes Polisi Salido. DR. Rodi Chandra benarkan tiga orang keluarga korban telah dimintai keterangan oleh penyidik. Senin 06/07 di Ruangan Reserse Umum Polres Pesisir Selatan.
“Benar, terdapat sekitar 20 pertanyaan yang diajukan kepada keluarha korban sebagai saksi, masing-masingnya dengan durasi maksimal 60 menit, ” Ucapnya. Sesaat setelah mendampingi kliennya.
Ia menambahkan, tiga orang yang dimintai keterangan oleh penyidik tersebut di antaranya ibu, ayah serta kakak sepupu dari korban.
“Dari pemberian keterangan oleh keluarga korban, kuat dugaan dan kita menduga, ini adalah pembunuhan, karena korban tidak memiliki penyakit menahun serta perilaku menyimpang lainnya seperti minuman alkohol, ” Tambahnya.
Dengan dimintainya keterangan kekuarha korban oleh penyidik itu, ia menilai sangat membantu kinerja kepolidian dalam mengusut perkara tersebut.
“Kita berharap, proses penyelidikan terus berlanjut, transparan, terbuka dan ditangani secara professional, supaya kepolisian membuka benang merah dan keadilan bagi keluarga, ” Tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pesisir Selatan (Pessel). AKBP. Derry Indra melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Pesisir Selatan. IPDA. Eri Satria menyatakan, bahwasanya untuk mengungkap perkara penemuan Ingga Pratama Putra di Mes Polisi Salido itu, pihaknya telah melakukan berbagai proses penegakkan hukum.
“Kita sudah mulai memintai keterangan terhadap keluarga korban, ” Ucapnya. Senin 06/07 di Painan.
Menurutnya, permintaan keterangan sangat perlu, guna mengungkap tabir penyebab kematian guru Sekolah Dasar tersebut.
“Hari ini, kita sudah mintai keterangan sebanyak 3 orang, dan jikalau masih ada saksi tambahan yang diketahui oleh keluarga silahkan sampaikan ke penyidik, ” Tuturnya.
Terkait dengan pemeriksaan barang bukti pendukung lainnya diantaranya sample berupa cairan telah dikirimkan ke jakarta Polri dan berupa barang-barang elektronik telah dikirim ke Puslabfor polda Riau di Pekanbaru.
Dan untuk kelanjutannya, maka pihaknya bakal melakulan permintaan keterangan kepada penghuni mes lainnya.
“Jadi, seputaran mes, akan turut serta kita minta keterangan, nanti akan kita sampaikan ke publik, ” Tutupnya. (Ferdi)













