Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMANASIONALTERBARU

Mahyeldi Temui Menteri Lingkungan Hidup, Dorong Percepatan PSEL Padang Raya

8
×

Mahyeldi Temui Menteri Lingkungan Hidup, Dorong Percepatan PSEL Padang Raya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bertemu Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat di Jakarta membahas pembangunan PSEL Padang Raya.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat di Jakarta untuk membahas percepatan pembangunan PSEL Padang Raya dan pengelolaan sampah regional. (dok/adpsb)

JAKARTA, RELASI PUBLIK — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, guna meminta dukungan Pemerintah Pusat terhadap sejumlah program strategis bidang lingkungan yang tengah digagas Pemerintah Provinsi Sumbar.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada Menteri Lingkungan Hidup RI, di antaranya percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Padang Raya di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aia Dingin, Lubuk Minturun, Kota Padang.

PSEL tersebut direncanakan memiliki kapasitas pengolahan di bawah 1.000 ton sampah per hari dan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam penanganan persoalan sampah di wilayah perkotaan Sumbar.

Mahyeldi menjelaskan, Pemprov Sumbar telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rencana tersebut bersama empat pemerintah daerah, yakni Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, dan Solok untuk mendukung penyediaan bahan baku sampah bagi operasional PSEL.

Menurutnya, langkah itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

“Semua rencana itu telah kita sampaikan kepada Bapak Menteri. Mudah-mudahan kita dapat dibantu, baik melalui APBN maupun melalui skema investasi swasta,” ujar Mahyeldi usai pertemuan di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Selain pembangunan PSEL, Gubernur juga mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu berbasis Refuse Derived Fuel (TPST-RDF) di Kota Padang dengan kapasitas pengolahan mencapai 200 ton per hari.

Usulan penanganan TPA Regional Payakumbuh juga turut disampaikan dalam pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah regional di Sumbar.

Mahyeldi menegaskan, berbagai proyek tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengurangi praktik penimbunan sampah terbuka (open dumping), sekaligus mendukung target nasional pengelolaan sampah menjadi energi listrik dan penguatan ekonomi hijau.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengundang Menteri Lingkungan Hidup untuk berkunjung langsung ke Sumbar. Menurutnya, kunjungan tersebut penting agar Pemerintah Pusat dapat melihat secara langsung berbagai potensi serta kebutuhan pengembangan sektor lingkungan hidup di daerah.

“Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, tentu akan semakin banyak potensi yang bisa terpetakan dan dikembangkan bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk kemajuan Sumbar,” katanya.

Turut hadir mendampingi Gubernur dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappeda Sumbar Zefnihan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Tasliatul Fuadi, dan Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto. (adpsb/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *