Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHNASIONALTERBARU

Pemerintah Pusat Alokasikan Rp100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Mahyeldi: Kabar Baik bagi Daerah Terdampak

1
×

Pemerintah Pusat Alokasikan Rp100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Mahyeldi: Kabar Baik bagi Daerah Terdampak

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengikuti rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera bersama sejumlah kementerian di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).

JAKARTA, RELASI PUBLIK — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambut positif keputusan Pemerintah Pusat yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp100,1 triliun untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera selama tiga tahun ke depan, mulai 2026 hingga 2028.

Informasi tersebut diperoleh Mahyeldi saat mengikuti rapat bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera serta sejumlah kementerian terkait di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurut Mahyeldi, kebijakan tersebut menjadi bentuk perhatian dan komitmen nyata pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana, termasuk Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, Pemerintah Pusat telah berkomitmen memberikan perhatian besar terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat dan daerah yang sedang berupaya bangkit pascabencana,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai dukungan anggaran tersebut tidak hanya penting untuk pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga untuk memastikan masyarakat terdampak segera kembali menjalani kehidupan normal melalui penyediaan hunian tetap dan fasilitas pendukung lainnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan kepastian, baik dari sisi infrastruktur, tempat tinggal, maupun layanan dasar lainnya. Karena itu, Pemprov Sumbar siap mendukung penuh percepatan pelaksanaannya,” katanya.

Mahyeldi juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera guna memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

Ia berharap pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan.

“Kami di daerah siap bersinergi dan memastikan seluruh program berjalan efektif. Semoga ikhtiar bersama ini mempercepat pemulihan masyarakat dan daerah terdampak bencana,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menyampaikan total anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah disetujui pemerintah mencapai Rp100,166 triliun untuk periode tiga tahun.

Dari total anggaran tersebut, pemerintah mengalokasikan Rp38,9 triliun pada tahun 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.

Sebagian besar anggaran akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pembangunan hunian tetap disiapkan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Turut mendampingi Gubernur Mahyeldi dalam rapat tersebut antara lain Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas BMCKTR Army, Kalaksa BPBD Era Sukma Munaf, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Badan Penghubung Fauzan Zaenon.(adpsb/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *