Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMATERBARU

3 Poin Pidato Nanik Deyang usai Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana

1
×

3 Poin Pidato Nanik Deyang usai Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Nanik S. Deyang akhirnya muncul ke publik setelah menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan pendahulunya, Dadan Hindayana, pada Kamis, 4 Juni 2026.

Bagi yang belum tahu, Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Kini, Nanik menjabat sebagai Kepala BGN setelah mandat yang diberikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada Selasa, 2 Juni 2026.

Dadan juga sebelumnya ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus korupsi dalam tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam perkenalannya, Nanik mengungkap berbagai alasan dirinya berada di pucuk pimpinan BGN yang mengelola program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mulanya, Nanik menuturkan dirinya memiliki latar belakang lulusan Sarjana Biologi.

“Saya Sarjana Biologi ya, saya ulang, bukan Sarjana Kehutanan, Sarjana Biologi,” kata Nanik di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Kamis, 4 Juni 2026.

Lantas, bagaimana misi Nanik dalam melanjutkan kepemimpinan BGN dalam mengelola program MBG?

Terdapat sejumlah poin menarik dalam pidato perkenalan Nanik sebagai Kepala BGN yang baru. Berikut ini di antaranya.

Agustina Arumsari Awasi Audit

Pada kesempatan yang sama, Nanik kemudian memperkenalkan dua orang wakilnya, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

“Di sebelah saya, Ibu Agustina Arumsari. Beliau sudah 34 tahun di bidang pengawasan dan audit,” ungkap Nanik.

Kepala BGN yang baru itu lantas menyebut Arum sebelumnya bekerja sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Dengan tugas dari Pak Presiden, sesuai dengan keahlian beliau, beliau akan mengawasi dengan super ketat tata kelola dan keuangan negara yang di BGN,” tegasnya.

Klaim Trenggono Anggota TNI Aktif

Nanik lalu menjelaskan latar belakang wakil BGN lainnya, yakni Malyen TNI Trenggono.

Pengganti Dadan Hindayana itu kemudian mengklaim Trenggono merupakan anggota TNI aktif.

Nanik kemudian memastikan, Trenggono telah mengajukan surat pengunduran diri dari instansi TNI.

“Mungkin dalam waktu dekat beliau sudah pensiun,” bebernya.

“Tapi proses pengunduran dirinya sudah dilakukan, berlangsung sejak kemarin, ya,” imbuh Nanik.

Ungkap Alasan Militer Urus MBG

Jabatan TNI yang masih dipegang Trenggono lantas memunculkan pertanyaan ihwal militer mengurus program MBG.

Terkait itu, Nanik menjelaskan, Trenggono sebelumnya adalah Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Nanik membeberkan, alasan Prabowo menunjuk Trenggono yang memiliki latar belakang militer berada di BGN.

Kepala BGN itu menilai, tugas Trenggono akan berkaitan dengan teritorial wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Kenapa ada militer? Nanti kaitannya dengan program MBG, di mana kami membutuhkan ahli teritorial di situ,” jelasnya.

Nanik lantas menyebut, program ini menyasar sekolah-sekolah maupun ibu hamil (bumil) yang berada di daerah 3T.

“Merealisasikan program MBG untuk daerah 3T dengan beberapa alternatif skema pelaksanaan agar tidak membebani APBN,” tukasnya.(@red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *