Wali Kota Payakumbuh lakukan Vicon dengan Mendagri

PAYAKUMBUH, RELASIPUBLIK – Diikuti 519 Pimpinan Daerah Tingkat Satu dan Pimpinan Daerah Tingkat Dua se Indonesia, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda beserta OPD terkait ikuti Vidio Confren (Vicon) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Ketua KPK RI, Kepala BPK RI, Kepala BPKP,Kepala LKPP RI dan Kabareskrim di Aula Randang Lt. II Balai Kota Payakumbuh, Rabu (08/04).

Dalam vicon tersebut Mendagri mengatakan dari laporan rincian anggaran keuangan daerah masih banyak daerah yang belum mengalokasikan dan merefokuskan anggarannya untuk pencegahan penyebaran covid-19.

“Berdasarkan Instruksi mendagri Nomor 1 Tahun 2020, agar segera merefokusing anggaran untuk pencegahan virus korona paling lambat hari jumat yang akan datang,” kata Mendagri Muhammad Tito Karnavian.

Menindak lanjuti hal tersebut, Kepala BPKP RI Muhammad Yusuf Ateh melaporkan, sampai Rabu (08/04) pukul 07.00 wib baru 459 dari 542 Pemerintah Daerah yang telah melaporkan refocusing kegiatan dan relikasi anggaran ke BPKP RI.

“Baru 84,69 persen yang melaporkan dengan rincian 34 Pemprov dan Pemkab/kot 425 dan jumlah anggaran lebih kurang 19,8 trilyun rupiah dengan uraian BTT setelah refocusing 17,4 trilyun rupiah dan non BTT 2,3 trilyun rupiah,” ungkap Muhammad Yusuf Ateh.

Berdasarkan instruksi tersebut, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang telah melakukan refocusing Anggaran akan segera bergerak untuk pencegahan virus korona.

“Yang paling utama kita harus selamatkan dulu kebutuhan masyarakat kita, jangan sampai ada yang terlantar akibat covid-19 ini,” Kata Wako Riza Falepi.

Wali Kota Dua periode menyebut mulai Bulan April Pemko Payakumbuh akan segera menyalurkan bantuan kepada 44ribu rakyat Kota Payakumbuh yang penghasilannya tidak tetap akibat pandemi covid-19 sampai beberapa bulan kedepan.

“Disamping itu mulai hari ini, melalui Dinas Sosial kita juga akan mendirikan dapur umum di dekat tugu Adipura untuk masyarakat yang kurang mampu,” pungkas Riza. (CAN)