Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKriminalTERBARU

Tinggalkan Sumbar dengan Silaturahmi, Kombes Pol Reza Serahkan Estafet Dirlantas kepada Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno

1
×

Tinggalkan Sumbar dengan Silaturahmi, Kombes Pol Reza Serahkan Estafet Dirlantas kepada Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno

Sebarkan artikel ini

PADANG,RELASIPUBLIK— Kebersamaan antara kepolisian dan insan pers menjadi bagian dari perjalanan tugas Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq selama mengemban amanah sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat. Menjelang kepindahannya ke Polda Lampung, Reza menyempatkan diri bersilaturahmi sekaligus berpamitan dengan puluhan wartawan di Kota Padang.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab melalui makan siang bersama pada Rabu (21/10) itu menjadi penanda berakhirnya masa tugas Reza di Ranah Minang. Di balik pergantian jabatan, momen tersebut juga memperlihatkan pentingnya menjaga hubungan baik antara aparat kepolisian dan media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, berpamitan sebelum melanjutkan tugas sebagai Dirlantas Polda Lampung. Pertemuan dengan insan pers menjadi kesempatan untuk menjaga tali silaturahmi yang telah terbangun selama dirinya bertugas di Sumatera Barat.

“Selama menjalankan tugas di wilayah ini, persoalan lalu lintas menjadi salah satu tantangan yang memerlukan perhatian berkelanjutan. Mobilitas kendaraan yang tinggi, kondisi jalan yang beragam, serta potensi gangguan perjalanan menuntut kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sejumlah jalur utama di Sumatera Barat memiliki karakteristik tersendiri. Kawasan Sitinjau Lauik pada jalur Padang–Solok, misalnya, dikenal memiliki medan yang menantang sehingga membutuhkan pengawasan dan pengaturan lalu lintas secara cermat.

“Begitu pula jalur Padang–Bukittinggi yang melintasi kawasan Lembah Anai. Sebagai salah satu akses penting antardaerah, gangguan perjalanan di kawasan tersebut dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, perjalanan penumpang, hingga distribusi barang,” jelasnya.

Dalam situasi seperti itu, kecepatan penyampaian informasi menjadi sangat penting. Pemberitaan mengenai kemacetan, kecelakaan, kondisi jalan, dan pengalihan arus dapat membantu masyarakat menentukan rute perjalanan serta mengantisipasi potensi keterlambatan.

Kehadiran insan pers juga menjadi bagian dari ekosistem informasi publik yang menghubungkan kepolisian dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, informasi mengenai situasi lalu lintas dapat disampaikan secara lebih luas, dengan tetap mengedepankan akurasi dan keberimbangan.

Sebelum mengakhiri masa tugasnya di Sumatera Barat, Reza turut memperkenalkan pejabat yang akan meneruskan kepemimpinan Ditlantas Polda Sumbar, yakni Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno. Pergantian tersebut menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak.

Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno, dipercaya mengemban amanah sebagai Dirlantas Polda Sumbar setelah sebelumnya menjabat Direktur Samapta Polda Banten. Penugasan ini menjadi babak baru bagi Kukuh dalam menjalankan tanggung jawab di bidang lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

“Dengan karakteristik wilayah yang beragam, kepemimpinan Ditlantas Polda Sumbar membutuhkan kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Pengaturan arus kendaraan, penanganan kemacetan, pencegahan kecelakaan, serta peningkatan kepatuhan pengendara merupakan bagian penting dari pelayanan lalu lintas” katanya.

Selain kesiapan personel, koordinasi dengan instansi terkait juga diperlukan untuk menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan. Penanganan kendaraan mogok, kecelakaan, maupun hambatan di jalur utama membutuhkan respons yang tepat agar dampaknya terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.

“Di tengah berbagai tantangan tersebut, kemitraan dengan media tetap memiliki arti penting. Informasi yang disampaikan secara cepat dan akurat dapat membantu masyarakat memahami kondisi jalan sekaligus meningkatkan kesadaran untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara,” katanya.

Pergantian pimpinan ini bukan sekadar perpindahan tugas dari satu pejabat kepada pejabat lainnya. Lebih dari itu, peralihan tersebut menjadi bagian dari kesinambungan pelayanan Polri kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di jalan raya.

Reza kini bersiap melanjutkan pengabdian di Lampung, sedangkan Kukuh memulai tanggung jawab baru di Sumatera Barat. Keduanya berada dalam tahapan tugas yang berbeda, tetapi tetap membawa tanggung jawab yang sama, yakni mendukung pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Bagi insan pers Sumbar, pertemuan tersebut menjadi momen untuk melepas pejabat lama sekaligus menyambut pemimpin baru Ditlantas Polda Sumbar. Harapannya, komunikasi antara kepolisian dan media terus terjaga sehingga masyarakat memperoleh informasi lalu lintas yang bermanfaat, akurat, dan dapat dipercaya.

Kini, tantangan lalu lintas di Ranah Minang berada dalam tanggung jawab kepemimpinan Kukuh Priyo Taruno. Masyarakat menantikan pelayanan yang semakin responsif, upaya keselamatan jalan yang berkelanjutan, serta koordinasi yang kuat dalam menghadapi berbagai persoalan lalu lintas di Sumatera Barat.(*)