Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

RAMAIKAN SELASA MENDATANG DI PRAMBAHAN . ADA GORO MASSAL, CEGAH BANJIR DAN HAMA TIKUS

95
×

RAMAIKAN SELASA MENDATANG DI PRAMBAHAN . ADA GORO MASSAL, CEGAH BANJIR DAN HAMA TIKUS

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, RELASIPUBLIK – Ratusan masyarakat di Kelurahan Prambahan bakal melakukan gotong royong massal di sepanjang Sungai Batang Pulau, Selasa (12/03/2019) mendatang. Aksi goro ini diharapkan mengurangi genangan air di Prambahan dan sekitarnya jika terjadi hujan lebat. Termasuk memusnahkan sarang tikus yang saat ini banyak menyebar di Batang Sungai Pulau.

Lurah Prambahan, Yan Chandra melalui Kasi Pemerintahan, Darma Indra Surya mengatakan rencana goro massal ini sudah lama dicanangkan oleh pihak kecamatan Lamposi Tigo Nagori. Pasalnya warga mulai banyak yang mengeluh akan banjir disaat musim hujan saat ini dan serangan hama tikus kepada sawah masyarakat.

“Selasa besok, akan ada goro massal di Sungai Batang Pulau. Goro ini langsung dilaksanakan secara serentak di kelurahan yang dibentangi oleh Sungai ini yaitu di Kelurahan Prambahan, Padang Sikabu dan Parik Muko Aie,” kata Darma Indra, Jumat (08/03/2019).

Untuk Prambahan, jumlah pasti masyarakat yang akan ikut Goro saat ini baru terdaftar 150 orang. Namun, pihak kelurahan masih berharap lebih banyak masyarakat yang bisa berpartisipasi. Pasalnya, areal yang akan dibersihkan diperkirakan sekitar satu kilometer.
“Saat ini masih 150 orang yang berpartisipasi. Namun, kami masih mengharapkan lebih banyak lagi. Karena sungai yang akan dibersihkan sepanjang 1 kilometer,” katanya.

Selain sudah menjamurnya sarang tikus di sungai Batang Pulau, saat ini sungai sudah sangat kotor. Banyak sampah dan potongan kayu di sepanjang aliran sungai. Akibatnya, terjadi pendangkalan yang membuat sungai semakin minim untuk menampung debit air.

Disamping itu juga, goro untuk membersihkan sungai ini tahap awal dari masyarakat dalam rencana normalisasi sungai Batang Pulau.
“Nanti ada rencana normalisasi Batang Pulau ini. Jadi ini bagian tahap awal normalisasi tersebut. Pastinya kita bersihkan dulu sungainya agar bersih dan bermanfaat juga bagi masyarakat banyak,” ujarnya. (Armen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *