SUMB AR, RELASI PUBLIK – Upaya memperkuat sinergi pembangunan Sumbar terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama pemerintah daerah. Hal itu tercermin dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Pasaman yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Rapat koordinasi tersebut digelar di Aula Hotel Emir, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Senin (9/3/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi serta menyelaraskan berbagai program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menjalankan program pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mempermudah pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan sekaligus memperkuat implementasi berbagai program strategis daerah.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Ia juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Pasaman yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Riau. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan aktivitas perdagangan serta pengembangan sektor ekonomi masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang menghadapi sejumlah tantangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kebijakan efisiensi anggaran membuat sejumlah daerah perlu melakukan penyesuaian dalam pengelolaan program pembangunan.
Namun demikian, Mahyeldi mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah berkomitmen untuk mengembalikan besaran alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah yang terdampak bencana sesuai dengan besaran tahun sebelumnya.
“Dengan dukungan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat kembali menjalankan berbagai program strategis yang telah direncanakan,” harapnya.
Lebih lanjut, Mahyeldi menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Kabupaten Pasaman. Oleh karena itu, upaya hilirisasi pertanian perlu terus didorong agar hasil produksi tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
Sementara itu, Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pembangunan di Kabupaten Pasaman.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman siap memperkuat sinergi pembangunan Sumbar bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dalam menjalankan berbagai program pembangunan, khususnya dalam penguatan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Pasaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumbar, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman. (adpsb/alf/rmz/bud)














