Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

PKAN Pasaman: Welly–Parulian Bangun Pusat Kreativitas Anak Muda di Seluruh Nagari

27
×

PKAN Pasaman: Welly–Parulian Bangun Pusat Kreativitas Anak Muda di Seluruh Nagari

Sebarkan artikel ini
Kepala DPM Pasaman Teddy Martha saat menjelaskan Program PKAN di Media Center Diskominfo Pasaman
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Teddy Martha didampingi Sekretaris DPM Yossi Nasution saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait Program Pekan Kreativitas Anak Nagari (PKAN) di Media Center Diskominfo Pasaman, Selasa (19/5/2026).

PASAMAN, RELASI PUBLIK — Di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman, Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian, pembangunan generasi muda menjadi salah satu prioritas utama untuk melahirkan generasi emas yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui Program Unggulan Pekan Kreativitas Anak Nagari (PKAN), Pemerintah Kabupaten Pasaman bergerak membangun pusat kreativitas anak muda hingga ke seluruh kenagarian.

Program ini hadir sebagai ruang pengembangan bakat, inovasi, hingga potensi ekonomi berbasis nagari bagi generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, didampingi Sekretaris DPM Yossi Nasution saat jumpa pers di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman, Selasa (19/5/2026).

Menurut Teddy Martha, PKAN menjadi salah satu program strategis unggulan pemerintahan Welly–Parulian dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, ekonomi kreatif, seni budaya, hingga transformasi digital di tingkat nagari.

Ia menjelaskan, program tersebut mencakup berbagai bidang penting seperti seni budaya, olahraga, kewirausahaan, keterampilan, teknologi digital, literasi, dan edukasi.

“Kehadiran PKAN menjadi langkah nyata Pemkab Pasaman dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya daerah,” ujar Teddy Martha.

Ia menambahkan, PKAN juga mendorong lahirnya inovasi ekowisata nagari berbasis lingkungan. Salah satu contoh pengembangan potensi lokal tersebut terlihat pada kawasan wisata Sundata yang melibatkan pemerintah nagari dan masyarakat secara langsung dalam membangun destinasi wisata produktif dan berkelanjutan.

Menurut Teddy Martha, program unggulan tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai pihak dan diyakini mampu menjadi inovasi besar dalam pembangunan generasi muda Pasaman ke depan.

Keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat program itu dibuktikan melalui regulasi resmi, mulai dari Peraturan Bupati Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APB Nagari hingga pembentukan Satgas PKAN melalui keputusan Kepala DPM Tahun 2026.

Ia menjelaskan, proses pembentukan PKAN dimulai sejak 2025 melalui pembentukan Badan Pengelola PKAN dan resmi diluncurkan di tingkat kabupaten pada 20 September 2025.

Selanjutnya, sejak Maret 2026 dilakukan pendampingan intensif melalui program SAPA Nagari. Hingga 14 April 2026, sebanyak 62 PKAN telah terbentuk di seluruh kenagarian di Kabupaten Pasaman atau mencapai 100 persen target pembentukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman, Aprialdi Said menyatakan pihaknya siap mendukung perkembangan PKAN melalui penguatan sektor pariwisata, seni budaya, dan aktivitas kepemudaan.

Ia mengatakan, sejumlah potensi budaya dan pariwisata akan dimaksimalkan untuk mendukung kreativitas anak muda, termasuk pengembangan aktivitas traveling dan wisata berbasis nagari.

“PKAN menjadi rumah besar kreativitas anak nagari, mulai dari ruang ekspresi seni budaya, pengembangan keterampilan generasi muda, hingga pusat kolaborasi digital di tingkat nagari,” katanya.

Dukungan terhadap PKAN juga datang dari Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja (KUPTK) Kabupaten Pasaman. Kepala Dinas KUPTK, Ariswan mengatakan program tersebut turut menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan PKAN.

Selain itu, sinergi juga dibangun bersama kalangan akademisi, termasuk Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang untuk memperkuat pengembangan potensi nagari berbasis kreativitas.

Menurut Ariswan, PKAN sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bertajuk Nagari Creative yang fokus pada penguatan tata kelola dan daya saing generasi muda berbasis nagari.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PKAN diyakini menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda Pasaman yang kreatif, tangguh, dan siap membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *