Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Solok

Pilwana Serentak di 23 Nagari, Pemkab Solok Pastikan Pemungutan Suara Berjalan Aman dan Demokratis

3
×

Pilwana Serentak di 23 Nagari, Pemkab Solok Pastikan Pemungutan Suara Berjalan Aman dan Demokratis

Sebarkan artikel ini
Foto : Pemerintah Kabupaten Solok turun langsung melakukan monitoring untuk memastikan pesta demokrasi di tingkat nagari tersebut berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan (dok istimewa)

Solok, Relasipublik.com — Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak digelar di 23 nagari di Kabupaten Solok.lik Pemerintah Kabupaten Solok turun langsung melakukan monitoring untuk memastikan pesta demokrasi di tingkat nagari tersebut berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian monitoring adalah Nagari Muaro Paneh. Di lokasi pemungutan suara, jajaran Pemerintah Kabupaten Solok melihat langsung proses pemilihan sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sebagaimana aturan yang telah ditetapkan.

Monitoring tersebut dihadiri Asisten II Pemerintah Kabupaten Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T., bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, S.H., M.M.

Kehadiran pemerintah daerah bukan sekadar melihat proses pencoblosan, tetapi juga memastikan situasi di lapangan tetap kondusif serta masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.

Asisten II Pemkab Solok, Jefrizal, mengatakan Pilwana serentak menjadi momentum penting bagi masyarakat nagari untuk menentukan sosok pemimpin yang akan mengemban amanah dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan nagari.

“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan dengan aman, tertib dan demokratis. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik serta tetap menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan,” ujarnya.

Menurutnya, kelancaran Pilwana tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, menyoroti aspek informasi selama tahapan Pilwana berlangsung.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman dan mengganggu suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Informasi yang diterima masyarakat harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama selama tahapan Pilwana berlangsung,” kata Susi.

Pemkab Solok juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilwana serentak, mulai dari panitia pemilihan, pemerintah nagari, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat yang ikut menjaga ketertiban.

Pelaksanaan Pilwana di 23 nagari ini menjadi bagian penting dari proses demokrasi lokal di Kabupaten Solok. Dari proses tersebut, masyarakat menentukan figur yang diharapkan mampu membawa pemerintahan nagari lebih baik, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Pemkab Solok menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh tahapan Pilwana agar berlangsung demokratis, transparan, aman, tertib dan kondusif, hingga seluruh proses pemilihan selesai. (A3)