Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMAPARIWISATATERBARU

Pengunjung Keluhkan Tarif Masuk Ke Pantai Carocok Painan, Mahal dan Berlapis, Kadis Perhubungan : Sudah Dipastikan Diselidiki Oleh Kepolisian

2
×

Pengunjung Keluhkan Tarif Masuk Ke Pantai Carocok Painan, Mahal dan Berlapis, Kadis Perhubungan : Sudah Dipastikan Diselidiki Oleh Kepolisian

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar komentar netizen tarif masuk dan tarif parkir di kawasan wisata Pantai Carocok Painan

PAINAN, RELASI PUBLIK — Pengelolaan objek wisata di Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali menuai sorotan dari netizen selama libur lebaran 1447 Hijriah.

Sorotan tersebut menyangkut dengan tarif tiket masuk dan biaya parkir yang dirasa cukup tinggi, bahkan tak jarang netizen juga membandingkan dengan tarif parkir pada kawasan wisata lainnya di Provinsi Sumatera Barat, baik kategori kendaraan roda dua maupun roda empat.

Keluhan itu terpantau dari banyaknya unggahan melalui akun Instagram pessel.akurat. Salah seorang wisatawan, dengan nama akun Rey Sahputra, mengaku harus membayar tiket masuk sebesar Rp50 ribu untuk satu mobil.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti biaya parkir yang dinilai berlapis. Menurutnya, parkir di luar kawasan Carocok Painan dikenakan tarif Rp20 ribu. Jika ingin masuk dan parkir di dalam kawasan, pengunjung kembali dikenakan biaya Rp20 ribu.

Akibat kondisi tersebut, Rey mengaku kapok untuk berkunjung ke Pantai Carocok Painan. Ia menilai pengalaman berwisata bersama keluarga menjadi tidak nyaman.

“Maksud ingin berlibur bersama keluarga, malah serasa diperas,” tulisnya dalam komentar pada unggahan tersebut.

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh akun lain bernama Desminar Tanjung. Ia membenarkan adanya tarif parkir dan tiket masuk yang dinilai sangat memberatkan bagi pengunjung.

Desminar mengaku saat berkunjung bersama anaknya menggunakan dua sepeda motor, ia dikenakan biaya Rp20 ribu per motor, sehingga total yang harus ia bayar mencapai Rp40 ribu.

“Iyo sabananyo, anak ambo 2 honda kanai Rp40 ribu,” tulisnya.

Ia juga menyebut, setelah masuk ke dalam kawasan, pengunjung masih tetap diminta untuk membayar biaya parkir tambahan.

“Masuk di dalam bai parkir lo ciek lai,” tambahnya.

Selain itu, Desminar turut menyoroti pengaturan akses menuju kawasan wisata pulau, khususnya ke Pulau Cingkuak. Ia meminta agar jalur keluar masuk ditertibkan karena antrean pengunjung bisa berlangsung hingga berjam-jam.

“Untuk yang pai ka pulau, tolong ditertibkan jalur keluar masuk, sampai berjam-jam antre untuk ke Pulau Cingkuak,” tulisnya.

Keluhan-keluhan ini pun ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi perhatian publik, khususnya terkait pengelolaan wisata di salah satu destinasi unggulan di Pesisir Selatan tersebut.

Sementara itu, dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, melalui WhatsApp. Kamis 26/03 awak media ini juga belum mendapatkan jawaban atas konfirmasi kepada yang bersangkutan.

Kesempatan lainnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan. Zoni Eldo. Melalui sambungan whatsapp pribadinya, Kamis 26/03 menyatakan bahwasanya pihaknya telah menjalin komunikasi dengan tim terpadu di kepolisian untuk menindaklanjuti adanya informasi yang beredar seperti tingginya tarif parkir.

“Sudah, itu sudah diselidiki isi atau informasi itu oleh pihak kepolisian, kita tetap mengedepankan taat azas terhadap tarif parkir, ” tegasnya. (Ferdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *